Video stats
Public counts from the last refresh.
- Views
- 16,375
- Likes
- 214
- Comments
- 1
- Shares
- 4
- Saves
- 30
- Engagement
- 1.34%
- Duration
- 125s
- Posted
- Oct 23, 2026
Video insights
@karematullah's TikTok video "Momen kepanikan PKI dan elemen Gerakan 30 September (G30S) mulai memuncak pada siang hingga malam hari tanggal 1 Oktober 1965. Kepanikan ini dipicu oleh kacaunya koordinasi internal, hilangnya kendali atas objek vital, serta serangan balik kilat yang dipimpin oleh Panglima Kostrad, Mayjen Soeharto. Berdasarkan berbagai dokumen sejarah dan analisis taktis (termasuk kesaksian dari tokoh militer yang terlibat seperti Brigjen Supardjo), berikut adalah momen-momen krusial yang menggambarkan kepanikan dan keruntuhan gerakan tersebut: 1. Ketiadaan Rencana Cadangan dan Koordinasi yang Kacau Sejak awal operasi di pagi hari 1 Oktober, operasi militer ini diwarnai kekacauan. Logistik pasukan sangat buruk, bahkan banyak prajurit yang tidak diberi makan. Komunikasi antarpimpinan terputus, dan rencana aksi kelanjutan setelah penculikan para jenderal tidak matang. Ketika menyadari situasi di lapangan tidak berjalan sesuai asumsi, kepanikan mulai merayap di kalangan pimpinan operasi. 2. Lolosnya Jenderal A.H. Nasution dan Mayjen Soeharto Salah satu pemicu kepanikan terbesar adalah lolosnya sasaran utama mereka, yaitu Jenderal A.H. Nasution. Fakta bahwa Mayjen Soeharto juga tidak masuk dalam daftar target penculikan menjadi kesalahan fatal. Ketika mendengar Nasution selamat dan Soeharto mulai mengonsolidasikan pasukan Angkatan Darat di Kostrad, para pimpinan G30S menyadari posisi mereka terancam. 3. Direbutnya RRI dan Halim Perdanakusuma dalam Hitungan Jam Kepanikan semakin nyata ketika kendali atas fasilitas penting lepas. Setelah sempat mengumumkan pembentukan "Dewan Revolusi" melalui RRI Pusat pada pagi hari, stasiun radio tersebut berhasil direbut kembali oleh pasukan RPKAD pada pukul 19.00 WIB tanpa perlawanan berarti. Kehilangan corong propaganda membuat moral pasukan G30S jatuh. Basis pertahanan mereka di sekitar Lubang Buaya dan Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pun langsung terkepung. 4. Kehilangan Semangat Tempur (Offensif Geest) Dalam dokumen analisisnya, Brigjen Supardjo mencatat bahwa menjelang malam, pimpinan gerakan sudah kehilangan semangat menyerang (offensif geest). Alih-alih menyusun taktik bertahan atau menyerang balik, pimpinan operasi justru memerintahkan pasukan untuk membubarkan diri demi keselamatan masing-masing. Kurangnya suplai makanan bahkan membuat sebagian prajurit G30S terpaksa menyerahkan diri ke markas Kostrad hanya agar bisa makan. 5. Pelarian Darurat D.N. Aidit ke Jawa Tengah Momen puncak kepanikan politik terjadi pada malam tanggal 1 Oktober 1965. Ketua Sentral Komite PKI, D.N. Aidit, yang menyadari bahwa operasi militer tersebut telah gagal total dan posisinya di Halim terancam disergap, segera melarikan diri menggunakan pesawat ke Yogyakarta tengah malam. Pelarian darurat ini dilakukan Aidit untuk mencari perlindungan di basis massa PKI di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta mencoba mengonsolidasikan organisasi yang sudah mulai kocar-kacir di tingkat daerah. Kepanikan dan runtuhnya kendali komando dalam waktu kurang dari 24 jam ini menjadi titik awal perburuan massal serta penumpasan seluruh elemen PKI dan organisasi sayapnya oleh militer dan kelompok masyarakat pada bulan-bulan berikutnya. Wikipedia #faktasejarah #g30spki #pki #fageforyou #fyp" has 16,375 views, 214 likes, 1 comments, 4 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 1.34% (likes, comments and shares over views). It was posted 6 days ago and runs 2 minutes 5 seconds. It has been saved 30 times.
Data as of Oct 25, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.
kariem
@karematullah
Tiada yang abadi, ini akun kedua @allahtempatkembalikita @user76649386707@Soehartolovers
- Followers
- 117,991
- Following
- 3,271
- Likes
- 4,417,555
- Videos
- 3,078
Recent Videos
3.9Kviews90likes1comments5 days ago@karematullah 5.4Kviews121likes2comments5 days ago@karematullah 2.6Kviews67likes2comments5 days ago@karematullah 3.1Kviews62likes4comments5 days ago@karematullah 4.6Kviews109likes6comments5 days ago@karematullah 7.3Kviews243likes4comments6 days ago@karematullah 14.4Kviews135likes3comments6 days ago@karematullah 4.6Kviews96likes4comments6 days ago@karematullah 7.1Kviews275likes13comments6 days ago@karematullah 2.7Kviews85likes3comments6 days ago@karematullah 9Kviews304likes17comments6 days ago@karematullah 5.5Kviews203likes4comments6 days ago@karematullah
Hashtags in this video
Links stay inside this index.
Frequently asked questions
- How many views does this TikTok video have?
- The capture indexed here reports 16,375 views, 214 likes and 1 comments.
- Who posted this TikTok video?
- It was posted by @karematullah, who is linked from this page.
- What is this TikTok video's engagement rate?
- Across the captured metrics the engagement rate is 1.34% (likes + comments + shares over views).
- When was this TikTok video posted?
- It was posted on 2026-10-23, 6 days ago.
- What hashtags are used in this video?
- The capture links 3 hashtags, starting with #faktasejarah.
- How long is this TikTok video?
- The captured clip runs 2 minutes 5 seconds.