Skip to content
TikMonkey

Download MP4Downloader

KOMDIGI BANTAH BATASI KONTEN KARHUTLA🔥 Pernyataan Meta Al yang menyebut pemblokiran sejum… — @memepolitaik1

Posted Oct 23, 2026 (7 days ago)18s3,420 views

Video stats

Public counts from the last refresh.

Views
3,420
Likes
369
Comments
18
Shares
45
Saves
34
Engagement
12.63%
Duration
18s
Posted
Oct 23, 2026

Video insights

@memepolitaik1's TikTok video "KOMDIGI BANTAH BATASI KONTEN KARHUTLA🔥 Pernyataan Meta Al yang menyebut pemblokiran sejumlah konten demonstrasi dan kritik terhadap pemerintah berkaitan dengan permintaan hukum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi sorotan publik. Persoalan ini ramai diperbincangkan setelah tangkapan layar percakapan warganet dengan Meta Al beredar di media sosial pada Rabu (21/10/2026). Jawaban kecerdasan buatan milik Meta tersebut memicu pertanyaan mengenai alasan sejumlah akun dan unggahan yang berkaitan dengan aksi demonstrasi maupun kritik pemerintah tidak dapat diakses atau diduga mengalami pembatasan. Polemik tersebut semakin menjadi perhatian karena muncul di tengah keluhan pengguna media sosial mengenai penurunan jangkauan konten kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam percakapan yang beredar, Meta AI menyebut sebagian pemblokiran akun terkait demonstrasi terjadi karena adanya permintaan hukum dari Komdigi. Chatbot tersebut juga menjelaskan bahwa platform dapat mengikuti permintaan resmi pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, jawaban chatbot itu belum dapat dijadikan bukti bahwa Komdigi benar- benar mengeluarkan perintah untuk memblokir akun atau unggahan tertentu. Respons Meta Al tersebut merupakan jawaban chatbot terhadap pertanyaan pengguna, bukan pernyataan resmi perusahaan Meta mengenai kasus yang dipersoalkan. Menanggapi polemik yang berkembang, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta platform digital membatasi informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui video pada Rabu (21/10/2026), Meutya mengatakan informasi mengenai karhutla yang dibagikan masyarakat justru penting bagi pemerintah sebagai masukan dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, masyarakat dapat menyampaikan informasi faktual dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi di lapangan. Pemerintah juga menggunakan kanal media sosial untuk menyebarkan informasi terkait penanganan karhutla Komdigi turut mendorong platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola algoritma yang menentukan distribusi konten kepada pengguna. Meutya juga meminta masyarakat yang merasa unggahannya mengalami gangguan atau pembatasan jangkauan untuk mengajukan pengaduan maupun banding kepada platform terkait. Pengguna dapat melaporkan persoalan tersebut kepada Komdigi. #fyp" has 3,420 views, 369 likes, 18 comments, 45 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 12.63% (likes, comments and shares over views). It was posted 7 days ago and runs 18 seconds. It has been saved 34 times.

Data as of Oct 23, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.

memepolitaik

@memepolitaik1

akun asli di tiktok cuma ini, yang lain peniru atau reuploader akun instagram :@memepolitaik2 Akun Facebook @memespolitaik Akun Youtube link tertera di bawah

View profile
Followers
71,318
Following
0
Likes
8,240,465
Videos
230

Recent Videos

MORE FROM @MEMEPOLITAIK1

Hashtags in this video

Links stay inside this index.

Frequently asked questions

How many views does this TikTok video have?
The capture indexed here reports 3,420 views, 369 likes and 18 comments.
Who posted this TikTok video?
It was posted by @memepolitaik1, who is linked from this page.
What is this TikTok video's engagement rate?
Across the captured metrics the engagement rate is 12.63% (likes + comments + shares over views).
When was this TikTok video posted?
It was posted on 2026-10-23, 7 days ago.
What hashtags are used in this video?
The capture links 1 hashtag, starting with #fyp.
How long is this TikTok video?
The captured clip runs 18 seconds.