Video stats
Public counts from the last refresh.
- Views
- 49,198
- Likes
- 1,021
- Comments
- 134
- Shares
- 372
- Saves
- 78
- Engagement
- 3.1%
- Duration
- 86s
- Posted
- Oct 14, 2026
Video insights
@ayobandungcom's TikTok video "Bagi sebagian warga, jalan berlubang mungkin hanya menjadi gangguan kecil dalam perjalanan. Namun, bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang Ruas Jalan Citatah-Pasegan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, kondisi jalan yang tak kunjung dibangun telah menjadi persoalan sehari-hari selama bertahun-tahun. Jalan sepanjang lima kilometer yang menghubungkan wilayah Desa Cipatat dan Desa Citatah itu masih berupa tanah dan bebatuan. Tak ada lapisan aspal ataupun beton yang memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan berlumpur yang licin dan sulit dilalui. Sebaliknya, saat kemarau, lubang-lubang besar dan bebatuan yang berserakan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Debu yang beterbangan turut mengganggu kenyamanan warga saat melintas. Kondisi ini bukan cuma persoalan kenyamanan berkendara. Bagi warga di tujuh rukun warga (RW), jalan yang tak layak itu turut menghambat kegiatan ekonomi, perjalanan anak-anak menuju sekolah, hingga akses terhadap pelayanan kesehatan. Ketua RW 17 Desa Cipatat, Yayat, mengaku sudah terlalu lama menyaksikan kondisi jalan tersebut tanpa perubahan berarti. Bahkan, menurutnya, jalur itu masih dalam keadaan serupa sejak dirinya lahir. “Sejak saya lahir juga, jalan ini masih begini aja terus,” kata Yayat saat ditemui, Rabu 14 Oktober 2026. Saat hujan mengguyur kawasan tersebut, aliran air mengikis permukaan jalan hingga menyerupai sungai. Tanah yang licin dan bebatuan yang tertutup air membuat perjalanan semakin berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor. Keluhan serupa disampaikan Ketua RW 20 Desa Cipatat, Pepen. Ia menegaskan, persoalan di Ruas Jalan Citatah-Pasegan bukan semata-mata kerusakan jalan yang muncul akibat usia atau tingginya mobilitas kendaraan. Menurutnya, jalur tersebut memang belum pernah mendapatkan pembangunan permanen sejak dahulu. Selengkapnya di AyoBandung.com Reporter: Restu Nugraha “Jadi bukan rusak, tapi memang belum dibangun sejak dahulu. Mungkin seumur hidup saya, masih belum tersentuh oleh perbaikan,” kata Pepen. Selengkapnya di AyoBandung.com Reporter: Restu Nugraha" has 49,198 views, 1,021 likes, 134 comments, 372 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 3.1% (likes, comments and shares over views). It was posted 11 days ago and runs 1 minute 26 seconds. It has been saved 78 times.
Data as of Oct 16, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.
- Followers
- 580,061
- Following
- 12
- Likes
- 29,234,273
- Videos
- 3,773
Recent Videos
512views19likes0comments9 days ago@ayobandungcom 35.9Kviews296likes12comments9 days ago@ayobandungcom 29.8Kviews154likes4comments9 days ago@ayobandungcom 101.6Kviews760likes20comments10 days ago@ayobandungcom 7.1Kviews80likes8comments10 days ago@ayobandungcom 81Kviews1.5Klikes205comments10 days ago@ayobandungcom 73.8Kviews1.6Klikes152comments10 days ago@ayobandungcom 13.5Kviews165likes27comments10 days ago@ayobandungcom 3.7Kviews73likes1comments10 days ago@ayobandungcom 99.1Kviews1.8Klikes272comments11 days ago@ayobandungcom 4.8Kviews47likes3comments12 days ago@ayobandungcom 9.7Kviews111likes20comments12 days ago@ayobandungcom
Frequently asked questions
- How many views does this TikTok video have?
- The capture indexed here reports 49,198 views, 1,021 likes and 134 comments.
- Who posted this TikTok video?
- It was posted by @ayobandungcom, who is linked from this page.
- What is this TikTok video's engagement rate?
- Across the captured metrics the engagement rate is 3.1% (likes + comments + shares over views).
- When was this TikTok video posted?
- It was posted on 2026-10-14, 11 days ago.
- How long is this TikTok video?
- The captured clip runs 1 minute 26 seconds.