This capture reports no playable media for video 7699628215265987860; the public metadata below is still indexed.
Video stats
Public counts from the last refresh.
- Views
- 72,121
- Likes
- 499
- Comments
- 460
- Shares
- 8
- Saves
- 72
- Engagement
- 1.34%
- Duration
- 0s
- Posted
- Oct 22, 2026
Video insights
@talucur_stenga.07's TikTok video "๐๐ค๐ฉ๐ง๐๐ฉ๐๐๐ก๐ช๐ฉ - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, menilai Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kurang mampu melakukan lobi untuk menarik program strategis nasional masuk ke daerah. Menurut Nazla, daripada pemerintah daerah memikirkan skema utang untuk pembangunan daerah, lebih baik melakukan lobi agar program pemerintah pusat masuk ke daerah. "Pemerintah daerah kan merencakan skema pinjaman bertahap, Rp500 miliar kemudian Rp1 triliun. Kalau skema pinjaman itu untuk infrastruktur jalan, tinggal dilakukan lobi apakah status jalan itu bisa diarahkan ke pusat atau tidak. Jadi ada pilihan lain yang perlu kita pertimbangkan," ujar Nazla saat diwawancarai di Sofifi, Selasa (20/10/2026). Meski mengakui ada sisi positif untuk percepatan pembangunan dari skema pinjaman tersebut, politisi Partai Gerindra ini mengingatkan perlunya kehati-hatian mengingat besarnya nilai pinjaman tersebut. "Memang kita melihat ada sisi positifnya untuk percepatan pembangunan, tapi apakah dampaknya di kemudian hari bisa meningkatkan pendapatan dan membuat kita mampu membayar utang itu? Serta bagaimana arah dari pinjaman itu," terang Nazla. Ia menilai, pemerintah provinsi tidak perlu memgambil risiko utang besar jika kepala daerah jeli melihat peluang anggaran di pemerintah pusat. Menurutnya, saat ini pemerintah pusat tengah menggelontorkan banyak anggaran infrastruktur dan bantuan langsung ke daerah. Nazla menyebutkan, program-program prioritas seperti Kampung Nelayan Merah Putih, Jembatan Merah Putih, bantuan presiden (Banpres), pembangunan koperasi, sekolah rakyat, hingga pembangunan infrastruktur dan kesehatan bisa dilobi tergantung identifikasi dari gubernur. "Kenapa di daerah lain bisa dapat banyak program pusat sementara kita hampir tidak ada? Semua itu tergantung identifikasi dari kepala daerah. Kalau kepala daerahnya lambat identifikasi dan memberi data, maka lambat pula program-program itu masuk," tutur Nazla. Selain itu, Nazla juga menyentil pernyataan Gubernur Sherly terkait persetujuan pinjaman utang daerah. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, DPRD belum memberikan keputusan final karena skema pinjaman tersebut masih dalam tahap pembahasan mendalam di tingkat fraksi. "Setiap Fraksi di DPRD belum memutuskan menyetujui itu. Jadi statement gubernur di paripurna lalu terkait DPRD meyetujui pinjaman ini keliru," pungkasnya. (Tim/red)" has 72,121 views, 499 likes, 460 comments, 8 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 1.34% (likes, comments and shares over views). It was posted 3 days ago and runs 0 seconds. It has been saved 72 times.
Data as of Oct 24, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.
๐๐ผ๐๐๐พ๐๐_๐๐๐๐๐๐ผ๐ป
@talucur_stenga.07
๐๐๐๐ ๐๐ผ๐๐๐๐ ๐๐๐ผ๐๐ผ
- Followers
- 21,049
- Following
- 3,619
- Likes
- 591,497
- Videos
- 1,789
Recent Videos
Frequently asked questions
- How many views does this TikTok video have?
- The capture indexed here reports 72,121 views, 499 likes and 460 comments.
- Who posted this TikTok video?
- It was posted by @talucur_stenga.07, who is linked from this page.
- What is this TikTok video's engagement rate?
- Across the captured metrics the engagement rate is 1.34% (likes + comments + shares over views).
- When was this TikTok video posted?
- It was posted on 2026-10-22, 3 days ago.