This capture reports no playable media for video 7698381898871016756; the public metadata below is still indexed.
Video stats
Public counts from the last refresh.
- Views
- 2,563
- Likes
- 14
- Comments
- 3
- Shares
- 0
- Saves
- 1
- Engagement
- 0.66%
- Duration
- 0s
- Posted
- Oct 19, 2026
Video insights
@bangsaonline's TikTok video "JEMBER, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan satuan tugas (satgas) khusus untuk mengawasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut diambil setelah gejolak distribusi BBM memicu kecemasan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menginisiasi rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan pembentukan satgas tersebut. “Tim gabungan ini diterjunkan untuk mengawasi alur distribusi sekaligus menindak tegas potensi praktik spekulasi maupun penimbunan oleh oknum tengkulak yang mencoba mencari keuntungan di tengah situasi ini,” ujarnya. Pemkab Jember menyiapkan langkah hukum dan pengawasan ketat untuk mencegah pihak-pihak yang memanfaatkan kepanikan masyarakat demi kepentingan pribadi. Selain itu, Pemkab Jember berkoordinasi dengan aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Pertamina untuk mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU agar kemacetan tidak semakin meluas. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jember juga berkaitan dengan dinamika distribusi energi nasional yang turut dirasakan daerah lain, termasuk Bali. Pertamina memastikan pasokan dan kuota BBM untuk wilayah Jember tetap aman serta tidak mengalami pemangkasan. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menjelaskan bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik global menjadi faktor utama penyesuaian rute dan perubahan jadwal kapal tanker pengangkut BBM. Kondisi tersebut berdampak pada ketepatan waktu distribusi di tingkat daerah. Meski skema pengiriman perlu disesuaikan di lapangan, Pertamina menegaskan volume BBM yang dialokasikan untuk Kabupaten Jember tetap utuh. Namun, kepanikan masyarakat yang memicu pembelian berlebihan atau panic buying, ditambah peralihan sebagian pengguna Pertamax ke Pertalit... Support kami dengan cara Like, Share dan Follow @bangsaonline #bangsaonline #reels #viral" has 2,563 views, 14 likes, 3 comments, 0 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 0.66% (likes, comments and shares over views). It was posted 6 days ago and runs 0 seconds. It has been saved 1 times.
Data as of Oct 21, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.
- Followers
- 7,660,949
- Following
- 7
- Likes
- 489,175,551
- Videos
- 9,846
Recent Videos
83.4Kviews2.5Klikes38comments2 days ago@bangsaonline 98.4Kviews2.4Klikes114comments2 days ago@bangsaonline 5.6Kviews88likes4comments2 days ago@bangsaonline 66.6Kviews694likes33comments2 days ago@bangsaonline 13.3Kviews332likes26comments2 days ago@bangsaonline 4.5Kviews55likes1comments3 days ago@bangsaonline 38.6Kviews524likes36comments3 days ago@bangsaonline 3.9Kviews50likes1comments3 days ago@bangsaonline 3.7Kviews30likes2comments3 days ago@bangsaonline 12.4Kviews142likes2comments3 days ago@bangsaonline 8Kviews112likes5comments3 days ago@bangsaonline 195.5Kviews2.8Klikes38comments3 days ago@bangsaonline
Hashtags in this video
Links stay inside this index.
Frequently asked questions
- How many views does this TikTok video have?
- The capture indexed here reports 2,563 views, 14 likes and 3 comments.
- Who posted this TikTok video?
- It was posted by @bangsaonline, who is linked from this page.
- What is this TikTok video's engagement rate?
- Across the captured metrics the engagement rate is 0.66% (likes + comments + shares over views).
- When was this TikTok video posted?
- It was posted on 2026-10-19, 6 days ago.
- What hashtags are used in this video?
- The capture links 2 hashtags, starting with #reels.