This capture reports no playable media for video 7697835282099571986; the public metadata below is still indexed.
Video stats
Public counts from the last refresh.
- Views
- 666
- Likes
- 3
- Comments
- 1
- Shares
- 0
- Saves
- 0
- Engagement
- 0.6%
- Duration
- 0s
- Posted
- Oct 18, 2026
Video insights
@seuramoemediaaatjeh's TikTok video "Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Aceh diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta Sumatera bagian tengah dan selatan. BMKG menyebutkan, aktivitas kebakaran di Aceh belum menunjukkan indikasi signifikan berdasarkan pemantauan satelit. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Cucu Kusmayancu, menjelaskan bahwa asap yang menyelimuti Aceh secara umum berasal dari wilayah lain. "Secara garis besar ini asap kiriman (karhutla)," kata Cucu di Banda Aceh, Jumat (16/10/2026), dikutip dari Antara. Meski demikian, BMKG mendeteksi tiga titik panas di Aceh, tepatnya di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dengan tingkat kepercayaan sedang. Namun, titik tersebut belum menunjukkan adanya kebakaran besar. "Mungkin skala lokal ada, atau tidak besar, sehingga tidak terdeteksi hotspot-nya," ujarnya. Di tengah kondisi tersebut, kualitas udara Aceh berdasarkan konsentrasi partikel halus PM2.5 masih berada dalam kategori baik hingga sedang. Partikel ini berukuran sangat kecil dan dapat masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai bagian dalam paru-paru. Kabut asap juga mengurangi jarak pandang di sejumlah daerah. BMKG mencatat jarak pandang di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, hanya 1.000 meter. Sementara itu, jarak pandang di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, mencapai 2.000 meter, Bandara Maimun Saleh, Sabang, 3.000 meter, Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, 3.500 meter, dan Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, 5.000 meter. "Jarak pandang ini terkadang naik turun, kalau untuk hari normal di atas 10 kilometer," katanya, dikutip dari kompas. BMKG mengimbau masyarakat tidak membakar lahan, mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kualitas udara memburuk, serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah. "Mengingat kondisi cuaca yang bersifat dinamis, masyarakat kita harapkan untuk tetap tenang dan terus memantau informasi terkini dari BMKG," demikian Cucu Kusmayancu." has 666 views, 3 likes, 1 comments, 0 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 0.6% (likes, comments and shares over views). It was posted over two weeks ago and runs 0 seconds.
Data as of Oct 20, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.
Seuramoe Media Aceh
@seuramoemediaaatjeh
Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM
- Followers
- 57,277
- Following
- 63
- Likes
- 10,418,332
- Videos
- 977
Recent Videos
134views2likes0comments14 days ago@seuramoemediaaatjeh 482views7likes0comments14 days ago@seuramoemediaaatjeh 2.5Kviews50likes0comments14 days ago@seuramoemediaaatjeh 3.5Kviews90likes1comments14 days ago@seuramoemediaaatjeh 8Kviews86likes3comments15 days ago@seuramoemediaaatjeh 9.7Kviews29likes2comments15 days ago@seuramoemediaaatjeh 111Kviews842likes8comments15 days ago@seuramoemediaaatjeh 3.5Kviews45likes1comments15 days ago@seuramoemediaaatjeh 612views11likes1comments15 days ago@seuramoemediaaatjeh 9.9Kviews100likes0comments16 days ago@seuramoemediaaatjeh 2.4Kviews19likes0comments16 days ago@seuramoemediaaatjeh 4.9Kviews56likes3comments16 days ago@seuramoemediaaatjeh
Frequently asked questions
- How many views does this TikTok video have?
- The capture indexed here reports 666 views, 3 likes and 1 comments.
- Who posted this TikTok video?
- It was posted by @seuramoemediaaatjeh, who is linked from this page.
- What is this TikTok video's engagement rate?
- Across the captured metrics the engagement rate is 0.6% (likes + comments + shares over views).
- When was this TikTok video posted?
- It was posted on 2026-10-18, over two weeks ago.