Skip to content
TikMonkey

This capture reports no playable media for video 7697827904490622216; the public metadata below is still indexed.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai sorotan setelah melontarkan lelucon… — @seuramoemediaaatjeh

Posted Oct 18, 2026 (over two weeks ago)0s1,600 views

More from @seuramoemediaaatjeh

Video stats

Public counts from the last refresh.

Views
1,600
Likes
15
Comments
2
Shares
0
Saves
1
Engagement
1.06%
Duration
0s
Posted
Oct 18, 2026

Video insights

@seuramoemediaaatjeh's TikTok video "Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai sorotan setelah melontarkan lelucon yang membawa nama Mohammad saat membahas Iran. Candaan tersebut disampaikan dalam kampanye pemilu sela di Georgia, Sabtu (17/10/2026). Dikutip dari Reuters, Trump menyindir kepresidenan Iran dengan menyebut nama Mohammad sebagai panggilan yang menurutnya kerap tepat untuk seseorang dari Timur Tengah. "Kalian tahu, jika ragu tentang nama seseorang dari Timur Tengah, panggil saja 'Mohammad,'" kata Trump, dikutip dari detiknews. Ia kemudian melanjutkan leluconnya dengan mengklaim bahwa cara tersebut hampir selalu berhasil. "Peluangnya benar sekitar 65%. 'Halo, Mohammad.' Saya sudah melakukannya bertahun-tahun. Tidak pernah salah," imbuhnya. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kampanye di Bandara Regional Dalton, Georgia. Trump hadir untuk mendukung para calon dari Partai Republik menjelang pemilu sela Amerika Serikat pada 3 November. Dalam kesempatan tersebut, Trump juga berpura-pura bertanya kepada sejumlah orang bernama Mohammad apakah mereka bersedia menjadi presiden Iran. Ia kemudian berkata, "Iran adalah satu-satunya negara di mana tidak ada orang yang ingin menjadi presiden," Namun, para pendukung yang hadir tidak memberikan tanggapan terhadap lelucon tersebut. Retorika Trump selama ini menuai kritik dari kelompok pembela hak asasi manusia (HAM) dan organisasi advokasi Muslim. Mereka menilai sejumlah pernyataannya mengejek umat Islam, imigran, serta kelompok minoritas etnis. Kritik semakin menguat selama kampanye pemilu sela, terutama terkait pernyataannya mengenai warga Amerika keturunan Somalia dan Muslim, termasuk calon Senat dari Partai Demokrat Abdul El-Sayed serta anggota DPR Ilhan Omar dari Minnesota, yang datang ke AS sebagai pengungsi Somalia. Laporan tahunan Council on American-Islamic Relations (CAIR) yang dirilis awal tahun ini juga mengaitkan meningkatnya Islamofobia di AS dengan kebijakan tegas Trump terhadap imigrasi dan aksi protes pro-Palestina selama masa jabatan keduanya." has 1,600 views, 15 likes, 2 comments, 0 shares in the public metrics captured by this index. That is an engagement rate of 1.06% (likes, comments and shares over views). It was posted over two weeks ago and runs 0 seconds. It has been saved 1 times.

Data as of Oct 20, 2026 (UTC), from the last public refresh captured by this index.

Seuramoe Media Aceh

@seuramoemediaaatjeh

Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM

View profile
Followers
57,277
Following
63
Likes
10,418,332
Videos
977

Recent Videos

MORE FROM @SEURAMOEMEDIAAATJEH

Frequently asked questions

How many views does this TikTok video have?
The capture indexed here reports 1,600 views, 15 likes and 2 comments.
Who posted this TikTok video?
It was posted by @seuramoemediaaatjeh, who is linked from this page.
What is this TikTok video's engagement rate?
Across the captured metrics the engagement rate is 1.06% (likes + comments + shares over views).
When was this TikTok video posted?
It was posted on 2026-10-18, over two weeks ago.