Thống kê video
Số liệu công khai từ lần làm mới gần nhất.
- Lượt xem
- 753
- Lượt thích
- 6
- Bình luận
- 0
- Lượt chia sẻ
- 0
- Lượt lưu
- 2
- Tương tác
- 0,8%
- Thời lượng
- 907 giây
- Ngày đăng
- 22 thg 10, 2026
Phân tích video
Video TikTok “GEMPPAR Asahan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Pengusutan Dugaan Penyimpangan Dana Desa ASAHAN – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (21/10/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dan Kejaksaan Negeri Asahan menindaklanjuti sejumlah dugaan permasalahan di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), khususnya terkait penggunaan Dana Desa dan pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis (bimtek). Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan (Koorlap) Raihan Rasyidin Panjaitan itu diikuti sekitar 20 orang. Massa membawa spanduk, pengeras suara, keranda buatan, bendera, serta sejumlah karton berisi tuntutan. Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan berkumpul di Jalan Penggalang, Kisaran, sebelum bergerak menuju sejumlah kantor pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi. Lokasi pertama yang didatangi massa adalah Kantor Dinas PMD Kabupaten Asahan di Jalan WR. Supratman, Kisaran. Dalam orasinya, massa meminta Bupati Asahan mengevaluasi kinerja Kepala Dinas PMD yang dinilai tidak profesional dan dianggap belum mampu meningkatkan kinerja instansi tersebut. Massa juga menyoroti pelaksanaan bimtek bagi kepala desa yang diduga diselenggarakan berulang kali dalam satu bulan di Medan. Mereka meminta agar dugaan pemaksaan terhadap kepala desa untuk mengikuti kegiatan tersebut ditelusuri lebih lanjut. Dalam tuntutannya, GEMPPAR Asahan mendesak Kejaksaan Negeri Asahan mengusut dugaan penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, termasuk dugaan keterlibatan sejumlah pihak di lingkungan Dinas PMD serta asosiasi kepala desa dalam penyelenggaraan bimtek. Massa turut meminta pemeriksaan terhadap kegiatan bimtek sepanjang 2024–2026 yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi desa. Selain itu, mereka menyoroti dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 serta legalitas lembaga penyelenggara bimtek atau event organizer (EO). Persoalan pengembalian uang tuntutan ganti rugi (TGR) yang disebut melibatkan APDESI dan PAPMDESI juga menjadi perhatian massa. Mereka meminta penjelasan dari Kejaksaan Negeri Asahan dan pihak terkait mengenai dasar pengembalian uang tersebut. Massa turut mendesak Inspektorat memeriksa penyedia barang dan jasa terkait kegiatan pembuatan profil desa dan visi-misi Bupati. Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Dinas PMD, massa melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Negeri Asahan di Jalan WR. Supratman, Kisaran, sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Chandra Syahputra, selaku Kasi Pidsus, menyampaikan bahwa laporan yang berkaitan dengan persoalan tersebut sedang dalam proses penanganan. Ia meminta massa memberikan waktu untuk menunggu perkembangan lebih lanjut, mengingat terdapat sejumlah laporan lain yang juga sedang ditangani. Selanjutnya, sekitar pukul 11.30 WIB, massa mendatangi Kantor Bupati Asahan di Jalan Jenderal Sudirman, Kisaran. Aspirasi mereka diterima oleh Juanda selaku Kasatpol PP Kabupaten Asahan. Dalam tanggapannya, Juanda menyampaikan bahwa pernyataan terkait persoalan tersebut telah disampaikan pada aksi sebelumnya dan saat ini masih didalami oleh Bupati Asahan. Setelah menyampaikan seluruh tuntutan di tiga lokasi, aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 11.40 WIB. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. GEMPPAR Asahan berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan serta melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan indikasi pelanggaran. Sejumlah dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.” của @cakkabar có 753 lượt xem, 6 lượt thích, 0 bình luận, 0 lượt chia sẻ trong số liệu công khai mà chỉ mục này ghi nhận. Tỷ lệ tương tác tương ứng là 0,8% (lượt thích, bình luận và chia sẻ trên lượt xem). Video được đăng hơn hai tuần trước và có thời lượng 15 phút 7 giây. Video đã được lưu 2 lần.
Dữ liệu tính đến 24 thg 10, 2026 (UTC), từ lần làm mới công khai gần nhất mà chỉ mục này ghi nhận.
cakkabar
@cakkabar
Pena di tangan kanan, kopi di tangan kiri, mata memantau drama viral hari ini. Kalo ada yang aneh dan bikin bengek, pasti langsung tayang esok hari!
- Người theo dõi
- 19.037
- Đang theo dõi
- 11
- Lượt thích
- 1.226.151
- Video
- 746
Video gần đây
936lượt xem27lượt thích0bình luận13 ngày trước@cakkabar 4,3 Nlượt xem41lượt thích1bình luận13 ngày trước@cakkabar 1,1 Nlượt xem7lượt thích0bình luận13 ngày trước@cakkabar 3,7 Nlượt xem37lượt thích2bình luận13 ngày trước@cakkabar 197lượt xem3lượt thích1bình luận13 ngày trước@cakkabar 3,9 Nlượt xem39lượt thích0bình luận13 ngày trước@cakkabar 2,7 Nlượt xem12lượt thích1bình luận13 ngày trước@cakkabar 1 Nlượt xem13lượt thích0bình luận13 ngày trước@cakkabar 853lượt xem5lượt thích0bình luận13 ngày trước@cakkabar 464lượt xem4lượt thích0bình luận14 ngày trước@cakkabar 538lượt xem18lượt thích0bình luận14 ngày trước@cakkabar 955lượt xem8lượt thích2bình luận14 ngày trước@cakkabar
Câu hỏi thường gặp
- Video TikTok này có bao nhiêu lượt xem?
- Bản ghi được lập chỉ mục ở đây cho thấy 753 lượt xem, 6 lượt thích và 0 bình luận.
- Ai đã đăng video TikTok này?
- Video được đăng bởi @cakkabar, có liên kết ngay trên trang này.
- Tỷ lệ tương tác của video TikTok này là bao nhiêu?
- Theo các số liệu đã ghi nhận, tỷ lệ tương tác là 0,8% (lượt thích + bình luận + chia sẻ trên lượt xem).
- Video TikTok này được đăng khi nào?
- Video được đăng vào 2026-10-22, hơn hai tuần trước.
- Video TikTok này dài bao lâu?
- Đoạn video đã ghi nhận có thời lượng 15 phút 7 giây.