Questa acquisizione non segnala alcun contenuto riproducibile per il video 7697242288308735253; i metadati pubblici qui sotto restano comunque indicizzati.
Statistiche del video
Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.
- Visualizzazioni
- 59.186
- Like
- 111
- Commenti
- 2
- Condivisioni
- 2
- Salvataggi
- 7
- Interazione
- 0,19%
- Durata
- 0 s
- Pubblicato
- 16 ott 2026
Approfondimenti sul video
Il video TikTok «MEDAN – Koordinator Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumatera Utara, Nanda Rizki Tambunan, menyoroti laporan harta kekayaan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Utara, Naungan Harahap, S.H., M.H. MAKI meminta klarifikasi dan verifikasi terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang mencatat total kekayaan sebesar Rp957,48 juta. Dalam keterangan pers kepada wartawan di Medan, Jumat (16/10/2026), Nanda mengatakan komposisi aset yang tercantum dalam laporan tersebut perlu dicermati untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaiannya dengan ketentuan pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara. Berdasarkan data yang menjadi bahan kajian MAKI, Naungan Harahap tercatat melaporkan satu unit sepeda motor Honda Astrea Grand tahun 1997 senilai Rp2 juta dalam kategori alat transportasi dan mesin. Sementara itu, tanah dan bangunan dilaporkan senilai Rp400 juta, sedangkan harta bergerak lainnya mencapai Rp280,1 juta. Perbedaan komposisi aset tersebut memunculkan pertanyaan yang dinilai perlu dijawab secara terbuka. MAKI mempertanyakan apakah kendaraan yang tercantum memang merupakan satu-satunya kendaraan yang wajib dilaporkan atau masih terdapat informasi lain yang perlu diklarifikasi. Koordinator MAKI, Nanda Rizki Tambunan, menegaskan bahwa pihaknya tidak mempersoalkan pilihan pejabat menggunakan kendaraan lama ataupun baru. Namun, menurutnya, kelengkapan laporan kekayaan pejabat publik merupakan hal yang jauh lebih penting daripada sekadar angka yang tercantum dalam dokumen. “Jabatan tinggi tidak berarti seseorang harus memiliki kendaraan mewah. Namun, ketika LHKPN hanya mencantumkan sepeda motor tahun 1997, sementara total kekayaan yang dilaporkan mendekati Rp1 miliar, wajar apabila publik meminta penjelasan mengenai komposisi aset tersebut. Jangan sampai laporan terlihat lengkap di atas kertas, tetapi pertanyaan mendasar mengenai kelengkapan harta masih belum terjawab,” ujar Nanda dalam keterangan pers kepada wartawan di Medan, Jumat (16/10/2026). Menurut Nanda, persoalan ini tidak semestinya dinilai hanya berdasarkan jenis atau usia kendaraan. Hal yang lebih penting adalah memastikan bahwa laporan kekayaan mencerminkan kondisi sebenarnya sesuai ketentuan yang berlaku. Nanda menegaskan, MAKI Sumut mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan verifikasi terhadap LHKPN tersebut guna memastikan kesesuaian antara harta yang dilaporkan dan kondisi sebenarnya. MAKI juga meminta Kejaksaan Agung melalui fungsi pengawasan internal menelaah persoalan ini apabila terdapat dasar yang cukup untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan kejelasan kepada publik sekaligus memastikan bahwa kewajiban pelaporan harta kekayaan pejabat negara dijalankan secara transparan dan akuntabel. MAKI menegaskan, ada atau tidaknya pelanggaran harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurut Nanda, pelaporan LHKPN merupakan bagian dari akuntabilitas penyelenggara negara sebagaimana prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. “Jika memang seluruh harta yang wajib dilaporkan telah dicantumkan dengan benar, verifikasi dapat memberikan kejelasan. Namun, apabila ditemukan ketidaksesuaian, harus ada tindak lanjut sesuai ketentuan hukum. Transparansi pejabat publik tidak cukup berhenti pada laporan administratif, tetapi harus dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Nanda» di @isi.sumaterautara ha totalizzato 59.186 visualizzazioni, 111 like, 2 commenti, 2 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 0,19% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 0 secondi. È stato salvato 7 volte.
Dati aggiornati al 21 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.
- Follower
- 45.630
- Seguiti
- 19
- Like
- 2.920.560
- Video
- 1704
Video recenti
1,8Kvisualizzazioni14like0commenti18 giorni fa@isi.sumaterautara 57,5Kvisualizzazioni2,9Klike52commenti18 giorni fa@isi.sumaterautara 2,2Kvisualizzazioni31like1commenti18 giorni fa@isi.sumaterautara 1,1Kvisualizzazioni27like2commenti18 giorni fa@isi.sumaterautara 5,7Kvisualizzazioni171like4commenti18 giorni fa@isi.sumaterautara 14,8Kvisualizzazioni181like4commenti19 giorni fa@isi.sumaterautara 12,3Kvisualizzazioni217like26commenti19 giorni fa@isi.sumaterautara 2,1Kvisualizzazioni50like1commenti20 giorni fa@isi.sumaterautara 4,8Kvisualizzazioni68like3commenti21 giorni fa@isi.sumaterautara 1,9Kvisualizzazioni20like1commenti22 giorni fa@isi.sumaterautara 45,1Kvisualizzazioni880like80commenti22 giorni fa@isi.sumaterautara 10,3Kvisualizzazioni80like7commenti22 giorni fa@isi.sumaterautara
Domande frequenti
- Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
- L’acquisizione indicizzata qui riporta 59.186 visualizzazioni, 111 like e 2 commenti.
- Chi ha pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato da @isi.sumaterautara, il cui profilo è collegato da questa pagina.
- Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
- Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 0,19% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
- Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato il 2026-10-16, più di due settimane fa.