Für das Video 7650649306327747856 meldet diese Erfassung keine abspielbaren Medien; die öffentlichen Metadaten unten sind trotzdem indexiert.
Video-Statistiken
Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.
- Aufrufe
- 10.209
- Likes
- 123
- Kommentare
- 33
- Shares
- 3
- Gespeichert
- 6
- Engagement
- 1,56 %
- Dauer
- 0 s
- Gepostet
- 12. Juni 2026
Video-Einblicke
Das TikTok-Video „Anggota DPRD Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk memprioritaskan penyelesaian persoalan kerusakan lingkungan yang terjadi di sejumlah wilayah di Maluku Utara. Desakan tersebut disampaikan Nazlatan dalam rapat paripurna DPRD Maluku Utara yang digelar pada Jumat (12/6/2026). Menurut politisi Partai Gerindra itu, masyarakat lebih membutuhkan langkah nyata pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat dibandingkan capaian administratif semata. "Rakyat sebenarnya tidak peduli segala administrasi yang telah kita sediakan, tetapi bagaimana kita bekerja untuk mereka," ujar Nazlatan dalam rapat paripurna. Ia menilai raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima Pemerintah Provinsi Maluku Utara seharusnya menjadi momentum untuk mempercepat penyelesaian masalah lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Nazlatan juga meminta Gubernur Sherly, yang menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria, untuk menepati komitmen dalam menangani persoalan lingkungan dan perlindungan wilayah masyarakat. "Mudah-mudahan dengan ditetapkannya WTP ini saya meminta janji gubernur agar menyelesaikan persoalan lingkungan, karena gubernur merupakan Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria," katanya. Menurut Nazlatan, pencemaran lingkungan yang terjadi di Maluku Utara banyak dipengaruhi oleh aktivitas perusahaan ekstraktif yang beroperasi di berbagai daerah. Karena itu, ia menegaskan perlunya perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian ekosistem di Maluku Utara. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sherly Tjoanda menyatakan bahwa pemerintah provinsi telah melakukan pembahasan terkait persoalan lingkungan dan tanah adat bersama Balai Kehutanan serta perwakilan pemerintah pusat. Namun, Sherly menjelaskan bahwa upaya penyelesaian persoalan tanah adat masih menghadapi kendala regulasi. Menurutnya, diperlukan Peraturan Daerah (Perda) yang hingga kini belum diusulkan oleh pemerintah kabupaten terkait. "Kita sebenarnya sudah berdiskusi terkait hutan adat, tetapi kita butuh Perda, dan Perda itu asalnya dari kabupaten setempat," ujar Sherly. Source: haliyora.id“ von @talucur_stenga.07 kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 10.209 Aufrufe, 123 Likes, 33 Kommentare, 3 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 1,56 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor 5 Monaten gepostet und dauert 0 Sekunden. Es wurde 6 Mal gespeichert.
Datenstand: 24. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.
- Follower
- 21.049
- Gefolgt
- 3.619
- Likes
- 591.497
- Videos
- 1.789
Neueste Videos
76Aufrufe7Likes0Kommentarevor 5 Tagen@talucur_stenga.07 1186Aufrufe38Likes0Kommentarevor 7 Tagen@talucur_stenga.07 843Aufrufe10Likes0Kommentareletzten Monat@talucur_stenga.07 7492Aufrufe142Likes34Kommentareletzten Monat@talucur_stenga.07 37.403Aufrufe1043Likes153Kommentarevor 4 Monaten@talucur_stenga.07
Häufige Fragen
- Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
- Die hier indexierte Erfassung meldet 10.209 Aufrufe, 123 Likes und 33 Kommentare.
- Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
- Gepostet wurde es von @talucur_stenga.07, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
- Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
- Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 1,56 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
- Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
- Gepostet am 2026-06-12, vor 5 Monaten.