Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7698516745174174977; metadata publik di bawah tetap diindeks.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyoroti persoalan pelayanan di Puskesmas Medokan Ayu,… — @surya.co.id

Diposting 19 Okt 2026 (13 hari yang lalu)0 dtk4.437 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
4.437
Suka
33
Komentar
8
Dibagikan
1
Disimpan
3
Interaksi
0,95%
Durasi
0 dtk
Diposting
19 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @surya.co.id “Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyoroti persoalan pelayanan di Puskesmas Medokan Ayu, Surabaya, Jawa Timur, setelah menerima laporan warga mengenai antrean yang dinilai terlalu lama. Dalam rekaman kunjungannya, Eri tidak hanya mempertanyakan sistem pendaftaran pasien, tetapi juga mengecek kondisi fasilitas dan ruang pelayanan. Salah satu masalah yang menjadi perhatiannya adalah perubahan nomor antrean pasien yang telah mendaftar secara daring melalui aplikasi e-health. Warga yang mengaku memperoleh nomor 20 untuk jadwal kedatangan pukul 08.10 WIB justru mendapatkan nomor antrean 76 setelah tiba di puskesmas. Keluhan tersebut menjadi perhatian karena pasien datang dengan kebutuhan pemeriksaan laboratorium, tetapi mengaku harus melalui antrean dokter umum terlebih dahulu. Dalam pesan yang ditampilkan pada video, warga itu juga mengeluhkan waktu tunggu hingga pukul 11.30 WIB sebelum mendapatkan pelayanan dokter, kemudian masih harus mengantre untuk pemeriksaan laboratorium. Eri menyebut bahwa setelah diperiksa, ditemukan kekeliruan sistem antrean di Puskesmas Medokan Ayu. Ia menilai mekanisme pelayanan tidak semestinya membuat pasien yang terlambat datang kehilangan kepastian urutan pemeriksaan. Persoalan tidak berhenti di loket pendaftaran karena Eri juga mengkritik kondisi sejumlah bagian bangunan yang tampak berdebu dan kurang terawat. Bahkan, ia membandingkan pelayanan puskesmas dengan rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya yang sistemnya ingin dijadikan acuan. Eri meminta pembenahan tidak hanya berfokus pada petugas di garis depan, tetapi juga menyasar manajemen, pengaturan tenaga kesehatan, serta perawatan fasilitas. Ia turut menyampaikan target agar puskesmas di Surabaya menjadi lebih baik pada 2027. Editor: Putra Dewangga” memiliki 4.437 tayangan, 33 suka, 8 komentar, 1 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,95% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 13 hari yang lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 3 kali.

Data per 24 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Surya.co.id

@surya.co.id · Terverifikasi

Akun official surabaya.tribunnews.com

Lihat profil
Pengikut
762.907
Mengikuti
6
Suka
10.914.287
Video
4.845

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @SURYA.CO.ID

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 4.437 tayangan, 33 suka, dan 8 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @surya.co.id, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,95% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-19, 13 hari yang lalu.