Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 4.549
- Suka
- 10
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 0
- Disimpan
- 2
- Interaksi
- 0,22%
- Durasi
- 5 dtk
- Diposting
- 19 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @rilis_id “Sahroni Soroti Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Dorong Izin Senpi Anggota Polri Diperketat Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti kasus penembakan sesama anggota Polri di Pondok Cabe, yang menewaskan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai, dilakukan secara transparan dan obyektif. Ia meminta penyidikan kasus itu dilakukan secara transparan dan obyektif. Sahroni juga meminta penyidik membuka perkembangan penyidikan kepada publik, termasuk temuan, pihak-pihak yang terlibat serta motif di balik penembakan itu. “Setiap proses penyidikannya harus dibuka ke publik. Apa temuan-temuannya? Siapa pelaku-pelakunya? Dan apa motif yang melatarbelakanginya? Serta para pelaku harus dipastikan mendapat hukuman berat setimpal. Jangan ada yang ditutupi,” ujarnya kepada awak media, Senin (19/10/2026). Meski begitu, Komisi III yakin Polri dapat menuntaskan perkara itu secara obyektif dan transparan tanpa membeda-bedakan pihak yang terlibat. “Harus diusut tuntas secara obyektif dan transparan, tanpa pandang bulu. Komisi III yakin Polri bisa usut ini sampai tuntas,” ujar Sahroni. Selain mendesak transparansi penyidikan, Sahroni juga mendorong seleksi dan izin kepemilikan senjata api (senpi) bagi anggota Polri diperketat. Politikus Partai Nasdem iyu juga menekankan pentingnya tes kejiwaan dan mental serta pemeriksaan rekam jejak secara berkala bagi anggota Polri yang memegang senpi. “Harus ada pengetatan dalam seleksi dan izin kepemilikan senpi bagi aparat yang memegang senpi. Harus juga ada tes kejiwaan, mental, dan dicek track record-nya secara berkala. Karena senpi ini sangat berbahaya jika disalahgunakan,” terangnya. Pada bagian lain, Polda Metro Jaya menetapkan anggota Polri berinisial AR sebagai tersangka dalam kasus kematian Bharatu Laurentius. AR telah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Lengkapnya baca https://rilis.id/Hukum/Berita/Sahroni-Soroti-Kasus-Polisi-Tembak-Polisi-di-Pondok-Cabe-Dorong--Izin-Senpi-Anggota-Polri-Diperketat-LTIavqa atau klik link di bio profil #rilisid #rilislampung #rilisidlampung” memiliki 4.549 tayangan, 10 suka, 0 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,22% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 7 hari yang lalu dan berdurasi 5 detik. Video ini telah disimpan 2 kali.
Data per 20 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 28.328
- Mengikuti
- 1
- Suka
- 700.621
- Video
- 2.668
Video Terbaru
509tayangan4suka1komentar12 jam yang lalu@rilis_id 2,1 rbtayangan16suka0komentar12 jam yang lalu@rilis_id 11,7 rbtayangan75suka1komentar15 jam yang lalu@rilis_id 868tayangan15suka1komentar18 jam yang lalu@rilis_id 335tayangan10suka0komentar19 jam yang lalu@rilis_id 376tayangan8suka1komentarkemarin@rilis_id 4 rbtayangan32suka0komentarkemarin dulu@rilis_id 2,2 rbtayangan68suka0komentar3 hari yang lalu@rilis_id 12,4 rbtayangan87suka6komentar3 hari yang lalu@rilis_id 832tayangan3suka0komentar3 hari yang lalu@rilis_id 3,6 rbtayangan246suka9komentar3 hari yang lalu@rilis_id 1,7 rbtayangan14suka0komentar3 hari yang lalu@rilis_id
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 4.549 tayangan, 10 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @rilis_id, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,22% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-19, 7 hari yang lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 5 detik.