Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 509
- Suka
- 4
- Komentar
- 1
- Dibagikan
- 1
- Disimpan
- 1
- Interaksi
- 1,18%
- Durasi
- 5 dtk
- Diposting
- 25 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @rilis_id “Mentan Amran: Keran Impor Disetop, Harga Singkong Lampung Naik Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani, termasuk di Lampung. Penurunan harga pupuk bersubsidi, kenaikan harga komoditas, hingga penghentian impor singkong dinilai menjadi langkah untuk memperkuat daya beli petani dan menggerakkan ekonomi perdesaan. Amran mengatakan, kebijakan pemerintah diarahkan untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga harga hasil panen agar petani mendapatkan keuntungan yang lebih baik. “Sebagaimana arahan Bapak Presiden, harga pupuk bersubsidi turun. Kemudian untuk singkong, kami diperintahkan menghentikan impor. Hasilnya, harga singkong yang sebelumnya sekitar Rp700 per kilogram sekarang mencapai Rp3.000 per kilogram,” kata Amran di Pringsewu, Lampung, Minggu (25/10/2026). Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi petani dalam rantai ekonomi. Pemerintah ingin memastikan manfaat pembangunan turut dirasakan masyarakat yang memproduksi pangan dan komoditas pertanian. Amran juga menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) telah mencapai 131,11, yang diklaim sebagai angka tertinggi sepanjang sejarah. NTP menjadi salah satu indikator untuk melihat daya beli petani melalui perbandingan harga yang diterima dengan harga yang dibayarkan petani. “Nilai tukar petani sekarang 131, tertinggi selama Republik ini berdiri. Inilah karena kebijakan-kebijakan kita, serta kolaborasi pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya. Lengkapnya https://lampung.rilis.id/Pemerintahan/Berita/mentan-amran-keran-impor-disetop-harga-singkong-N41X atau klik link di bio profil #rilisid #rilislampung #rilisidlampung” memiliki 509 tayangan, 4 suka, 1 komentar, 1 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,18% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 10 hari yang lalu dan berdurasi 5 detik. Video ini telah disimpan 1 kali.
Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 28.328
- Mengikuti
- 1
- Suka
- 700.621
- Video
- 2.668
Video Terbaru
2,1 rbtayangan16suka0komentar10 hari yang lalu@rilis_id 11,7 rbtayangan75suka1komentar10 hari yang lalu@rilis_id 868tayangan15suka1komentar10 hari yang lalu@rilis_id 335tayangan10suka0komentar10 hari yang lalu@rilis_id 376tayangan8suka1komentar10 hari yang lalu@rilis_id 4 rbtayangan32suka0komentar11 hari yang lalu@rilis_id 2,2 rbtayangan68suka0komentar12 hari yang lalu@rilis_id 12,4 rbtayangan87suka6komentar12 hari yang lalu@rilis_id 832tayangan3suka0komentar12 hari yang lalu@rilis_id 3,6 rbtayangan246suka9komentar12 hari yang lalu@rilis_id 1,7 rbtayangan14suka0komentar12 hari yang lalu@rilis_id 2,4 rbtayangan168suka13komentar13 hari yang lalu@rilis_id
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 509 tayangan, 4 suka, dan 1 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @rilis_id, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,18% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-25, 10 hari yang lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 5 detik.