Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 494
- Suka
- 10
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 0
- Disimpan
- 2
- Interaksi
- 2,02%
- Durasi
- 77 dtk
- Diposting
- 19 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @rilis_id “DLH Pastikan Kualitas Udara Bandar Lampung Masuk Kategori Sedang Pasca Erupsi GAK dan Karhutla Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung memastikan kualitas udara di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya masih dalam kondisi sedang di tengah pemantauan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan karhutla di Lampung. Kepala DLH Provinsi Lampung, Rizki Sofian, mengatakan pengukuran kualitas udara telah dilakukan sejak 2 Oktober 2026 sebagai langkah untuk memantau kemungkinan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan sejumlah kejadian yang berpotensi memengaruhi kondisi udara. “Sejak 2 Oktober 2026, kami telah melakukan pengukuran kualitas udara untuk memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Hasil pengukuran menunjukkan kualitas udara di Bandar Lampung dan sekitarnya masih normal,” kata Rizki. Berdasarkan hasil pemantauan yang diperbarui pada Senin, 19 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, sejumlah parameter kualitas udara yang diukur masih berada di bawah ambang batas yang dipersyaratkan. Parameter tersebut meliputi partikulat, seperti PM10 dan PM2,5, yang menjadi indikator penting untuk mengetahui tingkat pencemaran udara. Menurut Rizki, hasil pengukuran tersebut menunjukkan kualitas udara di Bandar Lampung masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Dengan kondisi tersebut, masyarakat masih dapat menjalankan aktivitas di luar ruangan. Meski demikian, DLH tetap mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. “Berdasarkan data pemantauan terakhir pukul 09.00 WIB, kualitas udara masih dapat diterima. Kualitasnya sedang. Masyarakat masih bisa beraktivitas di luar ruangan, tentunya dengan tetap menjaga kesehatan dan lingkungan,” ujarnya. Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Pemerintahan/Berita/dlh-pastikan-kualitas-udara-bandar-lampung-masuk-ctcz atau klik link di bio profil #rilisid #rilislampung #rilisidlampung” memiliki 494 tayangan, 10 suka, 0 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,02% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 17 detik. Video ini telah disimpan 2 kali.
Data per 20 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 28.328
- Mengikuti
- 1
- Suka
- 700.621
- Video
- 2.668
Video Terbaru
509tayangan4suka1komentar7 hari yang lalu@rilis_id 2,1 rbtayangan16suka0komentar7 hari yang lalu@rilis_id 11,7 rbtayangan75suka1komentar8 hari yang lalu@rilis_id 868tayangan15suka1komentar8 hari yang lalu@rilis_id 335tayangan10suka0komentar8 hari yang lalu@rilis_id 376tayangan8suka1komentar8 hari yang lalu@rilis_id 4 rbtayangan32suka0komentar9 hari yang lalu@rilis_id 2,2 rbtayangan68suka0komentar9 hari yang lalu@rilis_id 12,4 rbtayangan87suka6komentar10 hari yang lalu@rilis_id 832tayangan3suka0komentar10 hari yang lalu@rilis_id 3,6 rbtayangan246suka9komentar10 hari yang lalu@rilis_id 1,7 rbtayangan14suka0komentar10 hari yang lalu@rilis_id
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 494 tayangan, 10 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @rilis_id, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,02% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-19, lebih dari dua minggu lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 17 detik.