Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan pembelajaran tatap muka (P… — @riauaktual

Diposting 13 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)69 dtk133.364 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
133.364
Suka
2.226
Komentar
160
Dibagikan
1.004
Disimpan
129
Interaksi
2,54%
Durasi
69 dtk
Diposting
13 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @riauaktual “PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tetap berlangsung pada Rabu (14/10/2026), meski kabut asap masih menyelimuti kota dan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Keputusan ini diambil karena Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) belum mencapai angka 201, dengan sejumlah pembatasan tetap diberlakukan untuk melindungi peserta didik dari paparan asap karhutla. “Untuk besok, Rabu (14/10/2026) masih tatap muka,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Selasa (13/10/2026) malam. Jamal menjelaskan, keputusan tersebut mengacu pada hasil pemantauan kualitas udara melalui laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hingga saat ini, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Pekanbaru belum mencapai angka 201. “Untuk saat ini ISPU belum sampai 201, masih di angka 100-an. Perkembangannya akan terus kita pantau,” jelasnya. Ia menegaskan, pola pembelajaran di sekolah akan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara. Jika kondisi udara memburuk hingga mencapai ambang batas tertentu, kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berdasarkan ketentuan yang diterapkan, ISPU 1-50 atau kategori baik memungkinkan pembelajaran tatap muka berlangsung normal. Sementara pada ISPU 51-100 atau kategori sedang, PTM tetap berjalan, tetapi aktivitas peserta didik di luar ruangan dibatasi. Adapun ketika ISPU berada pada angka 101-200 atau kategori tidak sehat, pembelajaran dilaksanakan secara terbatas. Peserta didik kelompok rentan, seperti anak PAUD, siswa SD kelas I-III, peserta didik SLB, serta siswa yang memiliki penyakit penyerta, dialihkan ke pembelajaran jarak jauh. Selanjutnya, apabila ISPU mencapai 201-300 atau kategori sangat tidak sehat, kegiatan tatap muka dihentikan sementara dan seluruh proses pembelajaran dilaksanakan melalui PJJ. Ketentuan serupa berlaku jika ISPU melampaui angka 300 atau masuk kategori berbahaya. Jamal menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pola pembelajaran selama kabut asap karhutla masih berdampak terhadap Pekanbaru. Untuk sementara, peserta didik tingkat PAUD hingga SMP yang masih mengikuti PTM wajib mematuhi sejumlah ketentuan pencegahan paparan asap. Di antaranya, peserta didik wajib menggunakan masker selama berada di sekolah. Kegiatan pembelajaran di luar kelas juga tidak diperbolehkan. Selain itu, peserta didik yang sedang sakit atau rentan terhadap dampak paparan kabut asap diperbolehkan pulang lebih awal atau tidak masuk sekolah. . . Selengkapnya: www.riauaktual.com #riauaktual #video #viral #pekanbaru #ptm” memiliki 133.364 tayangan, 2.226 suka, 160 komentar, 1.004 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,54% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 9 detik. Video ini telah disimpan 129 kali.

Data per 22 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Riau Aktual

@riauaktual

Official Account TikTok RiauAktual.com / Media Online Indonesia

Lihat profil
Pengikut
90.177
Mengikuti
0
Suka
2.377.761
Video
1.543

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @RIAUAKTUAL

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 133.364 tayangan, 2.226 suka, dan 160 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @riauaktual, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,54% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-13, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 3 hashtag, dimulai dari #pekanbaru.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 9 detik.