Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 8.615
- Suka
- 168
- Komentar
- 2
- Dibagikan
- 21
- Disimpan
- 6
- Interaksi
- 2,22%
- Durasi
- 51 dtk
- Diposting
- 8 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @tanyafakta.co “TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang menuntut penanganan kabut asap di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026) sore, memanas hingga polisi mengerahkan kendaraan water cannon untuk menyemprot massa. Sebelumnya, sekitar 200 peserta aksi berkumpul di kawasan Universitas Jambi (Unja), Telanaipura, kemudian berjalan kaki menuju kompleks perkantoran Pemprov Jambi. Massa menuntut pemerintah segera menangani karhutla yang disebut telah menyebabkan kabut asap selama sekitar tiga bulan. Perwakilan masyarakat sipil, Deri, mengatakan massa meminta pemerintah bertanggung jawab dan segera mengambil langkah untuk memadamkan api serta mengurangi kabut asap. “Kita hanya meminta api dipadamkan dan asap dikurangi. Itu saja permintaan kita,” kata Deri. Aksi kemudian berkembang menjadi kericuhan setelah massa mendorong gerbang kompleks Pemprov Jambi hingga bagian atas pagar roboh. Sejumlah peserta juga sempat mendobrak dan menendang bagian bawah pagar hingga terbuka. Massa kemudian memblokir Jalan MT Haryono dan kembali berkumpul di depan gerbang. Situasi semakin memanas setelah sejumlah spanduk dan poster dikumpulkan di depan gerbang. Seorang peserta terlihat membawa BBM dan menyiramkannya ke tumpukan spanduk tersebut sebelum api dinyalakan. Api sempat membesar, namun tidak berlangsung lama dan tidak merembet ke pagar maupun bangunan di sekitar lokasi. POLISI KERAHKAN WATER CANNON Kericuhan kembali terjadi ketika polisi menggunakan water cannon untuk menyemprot massa yang terlibat aksi saling dorong dan lempar. Sejumlah peserta aksi kemudian melempar botol air mineral dan batu ke arah petugas. Massa yang sempat membubarkan diri kembali berkumpul, sementara beberapa peserta terlihat membawa batu dan kayu. Benda-benda tersebut kemudian dilemparkan ke arah petugas yang bergerak maju. Di tengah situasi tersebut, sebagian peserta aksi justru meminta polisi kembali menggunakan water cannon. “Abis air kau ya, orang kemarau kau buang-buang air,” ujar salah seorang peserta aksi. Semprotan water cannon kemudian kembali diarahkan ke massa di depan Kantor Gubernur Jambi. Namun, semburan air juga mengenai sejumlah warga, pedagang, dan wartawan yang berada di sekitar lokasi. Seorang warga yang berada cukup jauh dari konsentrasi massa mengeluhkan dirinya ikut terkena semprotan. “Gilo polisi ni, kami ini idak ikut demo,” ujar warga tersebut. Wartawan yang meliput dari sisi kanan area demonstrasi juga terkena semburan. Di sekitar lokasi tersebut terdapat sejumlah warga dan pedagang minuman yang kemudian berusaha menghindari arah semburan air. Di tengah aksi, persoalan kabut asap tetap menjadi tuntutan utama massa. Kondisi udara di Jambi dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat, sementara jarak pandang yang rendah juga berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi. Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan Kantor Gubernur Jambi. Arus lalu lintas di Jalan MT Haryono masih terganggu akibat aksi tersebut. #AksiJambi #DemoJambi #Jambi #KabutAsap #KarhutlaJambi” memiliki 8.615 tayangan, 168 suka, 2 komentar, 21 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,22% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 51 detik. Video ini telah disimpan 6 kali.
Data per 15 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 10.211
- Mengikuti
- 166
- Suka
- 193.234
- Video
- 578
Video Terbaru
1,5 rbtayangan32suka4komentar15 hari yang lalu@tanyafakta.co 222tayangan3suka1komentar15 hari yang lalu@tanyafakta.co 8,5 rbtayangan206suka11komentar16 hari yang lalu@tanyafakta.co 844tayangan26suka2komentar16 hari yang lalu@tanyafakta.co 6,4 rbtayangan31suka1komentar18 hari yang lalu@tanyafakta.co 1,3 rbtayangan25suka3komentar18 hari yang lalu@tanyafakta.co 866tayangan19suka4komentar19 hari yang lalu@tanyafakta.co 8,8 rbtayangan299suka17komentar19 hari yang lalu@tanyafakta.co 5,1 rbtayangan112suka5komentar19 hari yang lalu@tanyafakta.co 3,1 rbtayangan31suka4komentar19 hari yang lalu@tanyafakta.co 10,6 rbtayangan85suka23komentar20 hari yang lalu@tanyafakta.co 5,1 rbtayangan47suka2komentar20 hari yang lalu@tanyafakta.co
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 8.615 tayangan, 168 suka, dan 2 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @tanyafakta.co, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,22% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-08, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #jambi.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 51 detik.