Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Ratusan mahasiswa Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI,… — @tanyafakta.co

Diposting 19 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)65 dtk5.053 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
5.053
Suka
112
Komentar
5
Dibagikan
9
Disimpan
7
Interaksi
2,49%
Durasi
65 dtk
Diposting
19 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @tanyafakta.co “TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Ratusan mahasiswa Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, PMII, GMNI, KAMMI, dan IMM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (19/10/2026). Awalnya, mahasiswa merencanakan aksi di Kantor Gubernur dan Gedung DPRD. Namun, karena Gubernur Jambi tidak berada di tempat, konsentrasi massa dialihkan ke gedung legislatif. Aksi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, jajaran pimpinan dewan, Wakil Gubernur, serta sejumlah kepala OPD. Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah transparansi pengelolaan dana bantuan pemerintah pusat sebesar Rp30 miliar untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi. Menanggapi tuntutan tersebut, Hafiz menegaskan bahwa pembahasan alokasi anggaran telah dilakukan melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Sementara itu, pelaksanaan teknis anggaran menjadi ranah pemerintah daerah. “Anggaran yang dipertanyakan semuanya sudah kami bahas secara transparan di forum Badan Anggaran (Banggar), mulai dari besaran nominal hingga peta sebarannya. Untuk eksekusi teknis berada di ranah eksekutif, karena fungsi kami murni pada pengawasan,” tegas Hafiz. Mahasiswa juga mendesak DPRD mempertimbangkan penggunaan hak interpelasi terhadap kebijakan pemerintah daerah. Hafiz menyatakan DPRD terbuka terhadap opsi tersebut selama memenuhi prosedur resmi dan mendapat persetujuan fraksi-fraksi. Ia turut membantah anggapan bahwa DPRD hanya mengikuti kebijakan gubernur. Menurutnya, kesediaannya menemui mahasiswa merupakan bentuk komitmen menjalankan fungsi legislatif. Sebelumnya, Hafiz bersama Wakil Ketua DPRD telah meninjau titik rawan karhutla di Desa Jebus dan Desa Sungai Aur, Kabupaten Muaro Jambi, untuk melihat kesiapan serta ketersediaan logistik bagi petugas pemadam. Temuan dari peninjauan tersebut, kata Hafiz, akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Jambi. Transparansi anggaran dan efektivitas penanganan karhutla kini menjadi sorotan. Publik menanti keterbukaan mengenai penggunaan dana Rp30 miliar tersebut serta dampak nyata anggaran dalam penanggulangan karhutla dan kabut asap di Jambi. #Jambi #CipayungPlus #Karhutla #DanaKarhutla #Rp30Miliar” memiliki 5.053 tayangan, 112 suka, 5 komentar, 9 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,49% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 5 detik. Video ini telah disimpan 7 kali.

Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

TanyaFakta TV

@tanyafakta.co

Suarakan Kebenaran

Lihat profil
Pengikut
10.211
Mengikuti
166
Suka
193.234
Video
578

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @TANYAFAKTA.CO

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 5.053 tayangan, 112 suka, dan 5 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @tanyafakta.co, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,49% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-19, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #jambi.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 5 detik.