Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Ho… — @tanyafakta.co

Diposting 20 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)83 dtk866 tayangan

Lebih banyak dari @tanyafakta.co

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
866
Suka
19
Komentar
4
Dibagikan
1
Disimpan
1
Interaksi
2,77%
Durasi
83 dtk
Diposting
20 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @tanyafakta.co “TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka mendesak pemerintah lebih serius menangani krisis iklim yang dinilai semakin membebani kehidupan masyarakat. Dalam aksi tersebut, para aktivis membentangkan dua spanduk raksasa dari atas Patung Selamat Datang. Spanduk pertama bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”, sementara spanduk lainnya bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” Desakan ini merujuk pada riset terbaru Greenpeace Indonesia berjudul Besok Harga Naik! Gambaran Dampak Krisis Iklim dari Tempat Kerja, Meja Makan, dan Rumah. Riset tersebut menyoroti dampak krisis iklim terhadap biaya pangan, pendapatan pekerja, tempat tinggal, hingga transportasi. Menurut temuan riset, 41% responden merasakan dampak krisis iklim terhadap pola konsumsi dan biaya pangan, sementara 39% merasakan dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan. Sebanyak 20% lainnya merasakan dampak terhadap akses tempat tinggal dan biaya transportasi. Tekanan ekonomi juga mendorong masyarakat melakukan berbagai strategi bertahan hidup. Sebanyak 57,34% responden mengurangi konsumsi non-esensial, 38,78% menanam kebutuhan pokok di rumah, dan 56,79% mengambil pekerjaan sampingan atau membuka usaha baru untuk menambah penghasilan. Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menilai cuaca ekstrem dan bencana ekologis tidak hanya mengancam keselamatan serta kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu sumber penghidupan dan mendorong kenaikan harga pangan. Sementara itu, Atha Rasyadi dari Greenpeace Indonesia mempertanyakan siapa yang benar-benar menikmati pertumbuhan ekonomi ketika masyarakat masih harus menanggung dampak krisis iklim dan kenaikan biaya hidup. Greenpeace mendesak pemerintah menghadirkan kebijakan iklim yang berpihak kepada masyarakat, melindungi sumber penghidupan, dan memastikan beban krisis tidak terus ditanggung rumah tangga secara mandiri. Krisis iklim bukan hanya soal kerusakan lingkungan. Ketika harga pangan naik dan pendapatan tertekan, dampaknya langsung terasa di meja makan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. #GreenpeaceIndonesia #KrisisIklim #PrabowoGibran #BiayaHidup #KeadilanIklim” memiliki 866 tayangan, 19 suka, 4 komentar, 1 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,77% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 23 detik. Video ini telah disimpan 1 kali.

Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

TanyaFakta TV

@tanyafakta.co

Suarakan Kebenaran

Lihat profil
Pengikut
10.211
Mengikuti
166
Suka
193.234
Video
578

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @TANYAFAKTA.CO

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 866 tayangan, 19 suka, dan 4 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @tanyafakta.co, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,77% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-20, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #prabowogibran.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 23 detik.