Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 88.851
- Suka
- 2.372
- Komentar
- 180
- Dibagikan
- 27
- Disimpan
- 112
- Interaksi
- 2,9%
- Durasi
- 114 dtk
- Diposting
- 4 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @halizamaysuri “Replying to @Zulaifa Rahman Sebelum nasihatkan saya jangan tayang barang mewah, takut riak katanya, cuba scroll dulu saya ni berniaga apa, siapa pelanggan saya dan kenapa saya buat konten macam tu. Saya berniaga tudung mewah. Target market saya memang peminat barangan dan jenama mewah. Jadi konten saya tentulah berkait dengan lifestyle pelanggan saya juga. Kadang-kadang saya naik kapal terbang first class, menginap di hotel mewah, shopping handbag dan barangan mewah. Ya, saya bukan tunjuk tudung sahaja. Itu dipanggil konten lifestyle, dan memang sesuai dengan jenama serta pelanggan saya. Bila saya naik kapal terbang, saya tetap pakai tudung produk saya. Pelanggan tengok, “Oh, kalau travel, cantik pakai tudung macam ni.” Bila saya bercuti, buat room tour atau tour hotel, saya juga memakai tudung saya. Mereka nampak macam mana nak gayakan tudung tu untuk bercuti, shopping atau pergi majlis. Mereka suka tengok sebab itulah juga lifestyle dan minat mereka. Dalam masa saya berkongsi, saya sedang memperkenalkan produk saya. Tak semestinya setiap video saya kena pegang tudung depan kamera dan cakap, “Mari beli, mari beli.” 😅 Saya dah berniaga berpuluh tahun. Ramai pengikut saya ialah pelanggan yang dah lama mengikuti saya. Apa yang saya pakai dan cara saya gayakan, mereka jadikan inspirasi. Bukan saya tak mampu bayar model atau selebriti. Tapi saya sendiri dah nampak, bila saya pakai sesuatu koleksi dalam konten, tempahan masuk sampai kilang tak menang tangan nak siapkan permintaan pelanggan. Jadi tentulah saya teruskan cara yang berkesan untuk bisnes saya. Baju dan gaun saya pun memang ada yang berharga ratusan ribu ringgit sehelai sebab bertahtakan kristal Swarovski. Swarovski sendiri ialah partner bisnes saya. Itu sebahagian daripada mata pencarian saya. Bila saya tunjuk persalinan tu, pelanggan boleh tengok hasil kerja dan dapat idea untuk tempahan mereka. Saya sebut harga supaya senang pelanggan membuat pilihan. Dah tahu harga, bolehlah fikir ikut bajet, minat dan kemampuan masing-masing. Takkan tudung harga RM70,000, RM100,000, gaun pula ratusan ribu, tapi sebab nak nampak humble saya kena cakap, “Ini RM2.50 je.” Takkan macam tu pula? Merendah diri bukan bermaksud saya kena sorok harga atau rendahkan nilai hasil kerja sendiri. Kepada yang bukan pelanggan atau tak berminat dengan lifestyle macam ni, tak apa. Janganlah terasa hati. Setiap perniagaan ada pelanggan dan peminatnya masing-masing. Konten saya bukan nak mengukur kemampuan sesiapa atau mengatakan hidup saya lebih baik daripada orang lain. Allah bagi rezeki masing-masing berbeza. Kita berbelanja ikut kemampuan dan tanggungjawab sendiri. Tak membeli tudung saya tak menjadikan seseorang kurang mulia. Membeli tudung mahal pun tak menjadikan seseorang lebih mulia. Cuma jangan sebab sesuatu tu tak sesuai dengan minat atau bajet kita, terus orang yang menjual dan memakainya dicap riak dan sombong. Kalau saya menghina atau pandang rendah pada orang, tegurlah perbuatan saya. Tapi bila saya menggayakan produk dalam kehidupan saya, berkongsi lifestyle dan menerangkan harga, itu ada tujuan dalam perniagaan saya. Kalau saya bukan usahawan, saya tak ada keperluan yang sama untuk seaktif ni di media sosial. Saya ada jenama, pelanggan, pekerja dan tanggungjawab. Orang nampak video beberapa minit, di belakangnya ada usaha mencari rezeki. Kadang-kadang cara kita melihat pun dipengaruhi oleh sangkaan sendiri. Kalau hati lapang, kita boleh nampak orang sedang bekerja dan berniaga. Kalau dari awal dah bersangka buruk, apa pun orang post serba tak kena. Saya boleh jelaskan tujuan konten saya. Tapi sangkaan orang, saya tak boleh kawal. Nak nasihat tentang menjaga hati, sama-samalah kita jaga. Saya jaga niat ketika berkongsi, yang melihat pun jagalah sangkaan sebelum menghukum. Harga barang saya boleh ditanya. Tapi niat dalam hati saya, takkan tengok satu video dah tahu semuanya?” memiliki 88.851 tayangan, 2.372 suka, 180 komentar, 27 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,9% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 54 detik. Video ini telah disimpan 112 kali.
Data per 24 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 505.601
- Mengikuti
- 61
- Suka
- 18.718.134
- Video
- 2.742
Video Terbaru
10,2 rbtayangan214suka5komentar10 hari yang lalu@halizamaysuri 22,5 rbtayangan2,4 rbsuka99komentar10 hari yang lalu@halizamaysuri 18,7 rbtayangan765suka33komentar12 hari yang lalu@halizamaysuri 46,1 rbtayangan1,4 rbsuka21komentar15 hari yang lalu@halizamaysuri 29,6 rbtayangan662suka11komentar16 hari yang lalu@halizamaysuri 57,7 rbtayangan2 rbsuka39komentar17 hari yang lalu@halizamaysuri 61,5 rbtayangan6,4 rbsuka223komentar18 hari yang lalu@halizamaysuri 161,7 rbtayangan3,9 rbsuka38komentar24 hari yang lalu@halizamaysuri 170,7 rbtayangan5,7 rbsuka35komentar25 hari yang lalu@halizamaysuri 78,7 rbtayangan6,6 rbsuka244komentar26 hari yang lalu@halizamaysuri 100,2 rbtayangan8,9 rbsuka334komentar26 hari yang lalu@halizamaysuri 102,4 rbtayangan9,1 rbsuka424komentar27 hari yang lalu@halizamaysuri
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 88.851 tayangan, 2.372 suka, dan 180 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @halizamaysuri, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,9% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-04, lebih dari dua minggu lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 54 detik.