İçeriğe geç
TikMonkey

MP4 indirİndirici

Musim kemarau membuat petani kentang di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jaw… — @jejakbackpacker

Paylaşım tarihi: 9 Eki 2026 (iki haftadan uzun süre önce)24 sn5.323 görüntüleme

Video istatistikleri

Son yenilemedeki herkese açık sayılar.

Görüntüleme
5.323
Beğeni
34
Yorum
0
Paylaşım
0
Kaydetme
1
Etkileşim
%0,64
Süre
24 sn
Yayın tarihi
9 Eki 2026

Video analizleri

@jejakbackpacker tarafından paylaşılan “Musim kemarau membuat petani kentang di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menghadapi tantangan berat. Kini petani harus berjuang mendapatkan air karena sejumlah sumber air mulai menyusut. Telaga Merdada di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, menjadi salah satu sumber air utama yang diandalkan ratusan petani untuk mempertahankan tanaman kentang hingga masa panen. Kondisi tersebut terpaksa dilakukan karena sumber air yang selama ini digunakan petani untuk mengairi lahan mulai mengering. Padahal, tanaman kentang mereka telah memasuki fase menjelang panen sehingga kebutuhan air masih cukup tinggi. “Sejak dua bulan lalu, kami memanfaatkan air Telaga Merdada. Kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli solar sebagai bahan bakar mesin pompa,” jelas Kartim, 56. Petani kentang Dieng, Supri, mengatakan kondisi kekeringan berdampak langsung terhadap biaya produksi. Petani tidak hanya harus menyiapkan modal untuk membeli bibit, pupuk, obat tanaman, dan membayar tenaga kerja, tetapi juga harus mengalokasikan biaya tambahan untuk mendapatkan air. Persoalan lain muncul dari kondisi Telaga Merdada yang debit airnya terus mengalami penyusutan. Petani lainnya, Rosikin, 51, mengatakan penurunan debit telaga menjadi kekhawatiran tersendiri. Jika musim kemarau berlangsung lebih panjang dan penyedotan dilakukan setiap hari, cadangan air di telaga dikhawatirkan semakin menipis. Bagi petani Dieng, Telaga Merdada bukan sekadar telaga yang berada di kawasan pegunungan. Sumber air tersebut menjadi salah satu penopang penting aktivitas pertanian ketika sumber air lainnya mulai mengering. Para petani berharap musim kemarau segera berakhir dan hujan kembali turun untuk mengisi sumber-sumber air yang selama ini menjadi tumpuan pertanian. Sc: mediaindonesia.com 🎥/ @kalinggasetiawan ; @yd2clx #telagamerdada #diengwonosobo #jejakbackpacker #fyp” TikTok videosu için bu dizinin yakaladığı herkese açık metrikler: 5.323 görüntüleme, 34 beğeni, 0 yorum, 0 paylaşım. Bu, %0,64 etkileşim oranı demek (beğeni, yorum ve paylaşımların görüntülemeye oranı). Video iki haftadan uzun süre önce paylaşıldı ve süresi 24 saniye. Video 1 kez kaydedildi.

Veriler 22 Eki 2026 (UTC) itibarıyladır; bu dizinin yakaladığı son herkese açık yenilemeden alınmıştır.

jejakbackpackerid

@jejakbackpacker

ALL ABOUT ADVENTURE⛺⛰️

Profili gör
Takipçi
33.388
Takip edilen
39
Beğeni
2.185.481
Videolar
1.472

Son videolar

DAHA FAZLASI: @JEJAKBACKPACKER

Bu videodaki hashtag’ler

Bağlantılar bu dizinin içinde kalır.

Sıkça sorulan sorular

Bu TikTok videosu kaç kez izlendi?
Burada dizinlenen kayıtta 5.323 görüntüleme, 34 beğeni ve 0 yorum görünüyor.
Bu TikTok videosunu kim paylaştı?
Videoyu @jejakbackpacker paylaştı; hesabın bağlantısı bu sayfada yer alıyor.
Bu TikTok videosunun etkileşim oranı nedir?
Kaydedilen metriklere göre etkileşim oranı %0,64 (beğeni + yorum + paylaşım, görüntülemeye bölünür).
Bu TikTok videosu ne zaman paylaşıldı?
Video 2026-10-09 tarihinde, yani iki haftadan uzun süre önce paylaşıldı.
Bu videoda hangi hashtag’ler kullanılıyor?
Kayıtta 1 hashtag bağlantısı var; ilki #fyp.
Bu TikTok videosunun süresi ne kadar?
Kaydedilen klibin süresi 24 saniye.