Vai al contenuto
TikMonkey

Questa acquisizione non segnala alcun contenuto riproducibile per il video 7643654483922193665; i metadati pubblici qui sotto restano comunque indicizzati.

๐™๐™๐™„.๐˜พ๐™Š.๐™„๐˜ฟ, ๐™๐™š๐™ง๐™ฃ๐™–๐™ฉ๐™š - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti kompleksitas konfliโ€ฆ โ€” @talucur_stenga.07

Pubblicato 25 mag 2026 (5 mesi fa)0 s2999 visualizzazioni

Statistiche del video

Conteggi pubblici dallโ€™ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
2999
Like
42
Commenti
3
Condivisioni
2
Salvataggi
6
Interazione
1,57%
Durata
0 s
Pubblicato
25 mag 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok ยซ๐™๐™๐™„.๐˜พ๐™Š.๐™„๐˜ฟ, ๐™๐™š๐™ง๐™ฃ๐™–๐™ฉ๐™š - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti kompleksitas konflik tenurial di daerah penghasil sumber daya alam tersebut. Menurutnya, banyak lahan di Maluku Utara saat ini menghadapi tumpang tindih klaim antara masyarakat adat, negara, hingga perusahaan pemegang izin usaha. Hal itu disampaikan Sherly saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat di Bela Hotel Ternate, Senin 25 Mei 2026. Dalam forum yang dihadiri Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Kementerian Kehutanan, Bupati Halmahera Utara, akademisi, hingga tokoh adat empat kesultanan, Sherly mengibaratkan konflik tanah seperti rumah yang telah ditempati turun-temurun, namun secara legal ternyata dimiliki pihak lain. โ€œSemua merasa punya hak, tapi tidak ada yang benar-benar tenang,โ€ kata Sherly. Ia mengungkapkan, Maluku Utara memiliki sekitar 2,5 juta hektar kawasan hutan, sementara area penggunaan lain (APL) hanya sekitar 200 ribu hektar. Kondisi itu memicu tingginya potensi konflik agraria, terutama ketika lahan yang selama ini dikelola masyarakat tiba-tiba masuk dalam kawasan hutan negara atau konsesi perusahaan tambang dan perkebunan. Menurut Sherly, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga memicu konflik sosial di tingkat masyarakat. โ€œMasyarakat yang hidup turun-temurun merasa itu rumah dan sumber nafkah mereka. Negara menyatakan itu kawasan hutan. Sementara perusahaan memiliki izin usaha di atasnya,โ€ ujarnya. Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjut Sherly, ingin mendorong pola pengelolaan hutan yang lebih proporsional dan berkeadilan. Ia menegaskan tidak semua kawasan harus dibuka untuk investasi, tetapi juga tidak seluruhnya dapat diklaim sebagai wilayah adat. โ€œHarus ada keseimbangan antara kelestarian hutan, pemanfaatan ekonomi, dan keadilan bagi masyarakat,โ€ katanya. Sherly juga meminta seluruh pihak mengubah pendekatan penyelesaian konflik dengan mengedepankan dialog antara masyarakat, pemerintah, dan pemegang izin usaha. โ€œMasalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja. Semua pihak harus duduk bersama dan saling mendengar,โ€ ucap Sherly.ยป di @talucur_stenga.07 ha totalizzato 2999 visualizzazioni, 42 like, 3 commenti, 2 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione รจ pari a 1,57% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). รˆ stato pubblicato 5 mesi fa e dura 0 secondi. รˆ stato salvato 6 volte.

Dati aggiornati al 24 ott 2026 (UTC), dallโ€™ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

๐™๐˜ผ๐™‡๐™๐˜พ๐™๐™_๐™Ž๐™๐™€๐™‰๐™‚๐˜ผ๐Ÿ‘ป

@talucur_stenga.07

๐™„๐™‰๐™๐™Š ๐™ˆ๐˜ผ๐™‡๐™๐™†๐™ ๐™๐™๐˜ผ๐™๐˜ผ

Vedi profilo
Follower
21.049
Seguiti
3619
Like
591.497
Video
1789

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @TALUCUR_STENGA.07

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
Lโ€™acquisizione indicizzata qui riporta 2999 visualizzazioni, 42 like e 3 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
รˆ stato pubblicato da @talucur_stenga.07, il cui profilo รจ collegato da questa pagina.
Qual รจ il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione รจ pari a 1,57% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando รจ stato pubblicato questo video TikTok?
รˆ stato pubblicato il 2026-05-25, 5 mesi fa.