Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7700345214044507398; metadata publik di bawah tetap diindeks.

Seorang pria berinisial F dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dengan modus mengaku… — @seuramoemediaaatjeh

Diposting 24 Okt 2026 (7 hari yang lalu)0 dtk563 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
563
Suka
4
Komentar
1
Dibagikan
0
Disimpan
0
Interaksi
0,89%
Durasi
0 dtk
Diposting
24 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @seuramoemediaaatjeh “Seorang pria berinisial F dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dengan modus mengaku sebagai Imam Mahdi. Halimi, salah satu pengikutnya, mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,3 miliar setelah sekitar enam tahun mengikuti ajaran F. Halimi menuturkan, awalnya ia berguru kepada kakak F berinisial GY. Namun, setelah GY meninggal pada 2019, ia dan sejumlah pengikut lainnya diperkenalkan kepada ayah F, AS, yang disebut sebagai Ratu Adil. Sementara itu, F diminta dipanggil Imam Mahdi. Halimi mengaku mulai menerima berbagai doktrin yang dinilainya menyimpang. Dalam setiap pertemuan, para pengikut disebut diminta mengenakan pakaian putih dan tidak membawa ponsel. "F ini mencuci otak kami dan sering menyebut bahwa ayahnya yakni AS itu bisa melihat amal kami dan bisa berkomunikasi langsung dengan Allah," ujarnya, dikutip dari kompas. Menurut Halimi, F kemudian meminta uang dengan berbagai alasan. Saat istrinya belum hamil, F disebut mengatakan ada gangguan makhluk gaib di sekitar rumah dan meminta Rp5 juta agar istrinya segera hamil. Permintaan uang disebut terus berlanjut, termasuk dengan alasan memperpanjang umur dirinya dan anaknya melalui pembayaran atau top up Rp3 juta yang dilakukan berulang kali. "Di situ, pelaku bilang kalau mau umurnya panjang maka harus membayar uang atau top up sebanyak Rp 3 juta dan itu kami bayarkan sebanyak 10 kali dan 15 kali," jelasnya. Halimi juga mengaku diminta membayar uang untuk membeli tiket ke surga, agar keluarganya terhindar dari siksa kubur, serta supaya dirinya bisa menjadi wali. Kecurigaan mulai muncul setelah AS meninggal pada 2025. Halimi mempertanyakan klaim yang selama ini dipercayainya, termasuk soal kemampuan memperpanjang umur. "Di situ kepercayaan kami mulai luntur dan kami mulai meyakini bahwa ini adalah penipuan," ungkapnya. Halimi memperkirakan total uang yang dikeluarkan selama enam tahun mencapai Rp1,3 miliar. Ia mengaku telah meminta uangnya dikembalikan, tetapi belum menerima pengembalian. Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan pihaknya akan mengecek informasi laporan tersebut. "Nanti akan kami cek, karena infonya baru melapor hari ini," kata Agung. Kasus ini masih berupa dugaan dan menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.” memiliki 563 tayangan, 4 suka, 1 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,89% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 7 hari yang lalu dan berdurasi 0 detik.

Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Seuramoe Media Aceh

@seuramoemediaaatjeh

Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM

Lihat profil
Pengikut
57.277
Mengikuti
63
Suka
10.418.332
Video
977

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @SEURAMOEMEDIAAATJEH

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 563 tayangan, 4 suka, dan 1 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @seuramoemediaaatjeh, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,89% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-24, 7 hari yang lalu.