Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 9.870
- Suka
- 100
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 21
- Disimpan
- 12
- Interaksi
- 1,23%
- Durasi
- 104 dtk
- Diposting
- 23 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @seuramoemediaaatjeh “Sebuah pabrik sabu yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia terungkap di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Laboratorium narkotika ilegal ini diduga terhubung dengan jaringan luar negeri dan menghasilkan sabu berkualitas tinggi jenis blue ice. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meninjau langsung lokasi yang berada di dua toko tersebut pada Jumat (23/10/2026). Di dalamnya, petugas menemukan sabu berbentuk cair dan kristal, mesin cuci untuk mengolah narkotika, tabung LPG, serta berbagai bahan lainnya. Penggerebekan dilakukan tim gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, BNN, dan Bea Cukai. Enam orang ditangkap di lokasi, terdiri dari empat warga Aceh dan dua warga China. Suyudi menjelaskan peran masing-masing tersangka dalam proses produksi sabu. "Warga China berinisial LJ dan XM berperan sebagai koki utama. Sementara empat lainnya F, MY, AK dan AY berperan sebagai asisten koki," kata Suyudi dalam sambutanny, dikutip dari detiksumut. Lima orang lainnya ditangkap di Bireuen dan Lhokseumawe pada Rabu (21/10). Seluruh tersangka kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Pidie. Sementara itu, polisi masih memburu lima orang lain berinisial Z, ES, J, BR dan SS yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Besarnya barang bukti juga menjadi sorotan. Kapolri menyebut peredaran 1,2 ton sabu itu berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 2,16 triliun jika dihitung berdasarkan harga rata-rata Rp 1,8 juta per gram. "Penting bagi kita untuk memahami betapa masifnya dampak kerusakan yang berhasil kita cegah melalui operasi ini. Yang pertama, apabila 1,2 ton atau 1.200.000 gram sabu ini beredar dengan harga di pasaran rata-rata di angka Rp 1,8 juta per gramnya, ya, maka total valuasi ekonomi yang berhasil kita gagalkan hampir mencapai Rp 2,16 triliun," ujarnya.” memiliki 9.870 tayangan, 100 suka, 0 komentar, 21 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,23% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 9 hari yang lalu dan berdurasi 1 menit, 44 detik. Video ini telah disimpan 12 kali.
Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
Seuramoe Media Aceh
@seuramoemediaaatjeh
Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM
- Pengikut
- 57.277
- Mengikuti
- 63
- Suka
- 10.418.332
- Video
- 977
Video Terbaru
134tayangan2suka0komentar7 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 482tayangan7suka0komentar7 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 2,5 rbtayangan50suka0komentar7 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 3,5 rbtayangan90suka1komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 8 rbtayangan86suka3komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 9,7 rbtayangan29suka2komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 111 rbtayangan842suka8komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 3,5 rbtayangan45suka1komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 612tayangan11suka1komentar8 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 2,4 rbtayangan19suka0komentar9 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 4,9 rbtayangan56suka3komentar9 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh 860tayangan13suka1komentar9 hari yang lalu@seuramoemediaaatjeh
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 9.870 tayangan, 100 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @seuramoemediaaatjeh, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,23% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-23, 9 hari yang lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 44 detik.