Statistiques de la vidéo
Compteurs publics lors de la dernière actualisation.
- Vues
- 13 080
- J’aime
- 103
- Commentaires
- 2
- Partages
- 33
- Enregistrements
- 29
- Engagement
- 1,06 %
- Durée
- 593 s
- Publiée
- 17 oct. 2026
Analyse de la vidéo
La vidéo TikTok de @rilis_id « Bupati Klaten Jadi Tersangka di 5 Kasus, Suap BPK hingga Setoran BUMD Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) ditetapkan sebagai tersangka setelah dugaan korupsinya terbongkar melalui operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak hanya Hamenang, ada dua pihak lain yang juga ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya adalah Kepala Perwakilan (Kalan) BPK Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi (ALU) dan pihak swasta dari PT Madani Winasis Creative (MWC) Muhammad Amin Wahyu (MAW). "Setelah ditemukan kecukupan alat bukti pada tahap penyidikan, KPK menetapkan tiga (3) orang sebagai tersangka, yaitu saudara HWI, ALU dan MAW," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (16/10/2026) malam. Taufik kemudian menjelaskan konstruksi perkara dugaan korupsi yang menjerat Hamenang. “Konstruksi perkara ini terbagi ke dalam lima klaster,” ujarnya. Ia mengungkapkan, klaster pertama berkaitan dengan dugaan suap pemeriksaan Laporan Keuangan (LK) Pemkab Klaten Tahun Anggaran 2025. Pada April 2026, BPK Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) menemukan kelebihan pembayaran honorarium sebesar ±Rp5 miliar, yang terdiri atas honorarium narasumber sosialisasi peraturan tidak sesuai jam pelaksanaan sebesar Rp4,16 miliar dan kelebihan honor pelaksana kegiatan Rp1,02 miliar. Atas temuan itu, Hamenang bersama Inspektur Daerah Pemkab Klaten (AGS) menggelar pertemuan di Semarang dengan Kepala Bidang Pemeriksaan Jateng 3 BPK Jateng (IHS) serta Ahmad. “Adapun dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang rencana dropping dua temuan terkait kelebihan pembayaran honorarium sebesar ±Rp5 miliar dimaksud,” tutur Taufik. Pertemuan susulan kemudian digelar pada Mei 2026 antara Hamenang dan Ahmad untuk memuluskan negosiasi penghapusan temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Lengkapnya baca https://rilis.id/Hukum/Berita/Bupati-Klaten-Jadi-Tersangka-di-5-Kasus-Suap-BPK-hingga-Setoran-BUMD-MnXNc5v atau klik link di bio profil » compte 13 080 vues, 103 j’aime, 2 commentaires et 33 partages dans les indicateurs publics relevés par cet index. Cela représente un taux d’engagement de 1,06 % (j’aime, commentaires et partages rapportés aux vues). Elle a été publiée il y a plus de deux semaines et dure 9 minutes 53 secondes. Elle a été enregistrée 29 fois.
Données au 20 oct. 2026 (UTC), issues de la dernière actualisation publique relevée par cet index.
- Abonnés
- 28 328
- Abonnements
- 1
- J’aime
- 700 621
- Vidéos
- 2 668
Vidéos récentes
509vues4j’aime1commentairesil y a 13 jours@rilis_id 2,1 kvues16j’aime0commentairesil y a 13 jours@rilis_id 11,7 kvues75j’aime1commentairesil y a 13 jours@rilis_id 868vues15j’aime1commentairesil y a 13 jours@rilis_id 335vues10j’aime0commentairesil y a 13 jours@rilis_id 376vues8j’aime1commentairesil y a 14 jours@rilis_id 4 kvues32j’aime0commentairesil y a 15 jours@rilis_id 2,2 kvues68j’aime0commentairesil y a 15 jours@rilis_id 12,4 kvues87j’aime6commentairesil y a 15 jours@rilis_id 832vues3j’aime0commentairesil y a 15 jours@rilis_id 3,6 kvues246j’aime9commentairesil y a 16 jours@rilis_id 1,7 kvues14j’aime0commentairesil y a 16 jours@rilis_id
Questions fréquentes
- Combien de vues cette vidéo TikTok a-t-elle ?
- La capture indexée ici affiche 13 080 vues, 103 j’aime et 2 commentaires.
- Qui a publié cette vidéo TikTok ?
- Elle a été publiée par @rilis_id, dont le profil est accessible depuis cette page.
- Quel est le taux d’engagement de cette vidéo TikTok ?
- D’après les indicateurs relevés, le taux d’engagement est de 1,06 % (j’aime + commentaires + partages rapportés aux vues).
- Quand cette vidéo TikTok a-t-elle été publiée ?
- Elle a été publiée le 2026-10-17, il y a plus de deux semaines.
- Quelle est la durée de cette vidéo TikTok ?
- L’extrait capturé dure 9 minutes 53 secondes.