Aller au contenu
TikMonkey

Télécharger en MP4Téléchargeur

Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, KPK Sita BMW hingga BYD dari 2 Tersangka Komisi Pembe… — @rilis_id

Publiée le 24 oct. 2026 (il y a plus de deux semaines)5 s3 979 vues

Plus de @rilis_id

Statistiques de la vidéo

Compteurs publics lors de la dernière actualisation.

Vues
3 979
J’aime
32
Commentaires
0
Partages
1
Enregistrements
0
Engagement
0,83 %
Durée
5 s
Publiée
24 oct. 2026

Analyse de la vidéo

La vidéo TikTok de @rilis_id « Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, KPK Sita BMW hingga BYD dari 2 Tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil merek BMW dari tenaga ahli eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Richard Erlangga (RIC) pada Jumat (23/10/2026). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, penyitaan aset ini merupakan eskalasi dari penyidikan kasus dugaan korupsi penyelewengan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan. “Bahwa pada hari ini Jumat (23/10), penyidik kembali melakukan penyitaan terhadap satu unit mobil BMW dari tersangka RIC,” kata Budi dalam keterangannya, hari ini. Dengan tambahan satu mobil dari tersangka Richard, KPK hingga saat ini telah menyita total empat unit mobil. Tiga unit mobil sebelumnya disita saat penyidik melakukan penggeledahan di kediaman tersangka Bima Setiawan (BMS) beserta pihak-pihak terkait di wilayah Jakarta pekan lalu. Ketiga mobil dari itu terdiri dari merek AION, BYD/Atto 3 Superior, dan BMW. “Tiga mobil yang disita yaitu satu merek AION, BYD/Atto 3 Superior, dan BMW,” ungkap Budi. Ia menerangkan, penyidik selanjutnya akan melakukan analisis lebih lanjut atas temuan-temuan dalam upaya paksa penggeledahan ini, untuk memperkuat alat bukti yang dibutuhkan dalam pengungkapan perkara secara utuh. Diberitakan sebelumnya, KPK mengamankan 15 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Satu hari setelah itu, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah Bima Setiawan selaku adik Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang saat OTT berlangsung menjabat Kepala BNPB. Bima juga merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB. Kemudian, empat orang tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, Direktur PT Trans Lintas Selaras Gery Prasetiawan, serta pihak swasta Syifa Nrika Ghifarin. Lengkapnya baca https://rilis.id/Hukum/Berita/Kasus-Korupsi-Dana-Siap-Pakai-BNPB-KPK-Sita-BMW-hingga-BYD-dari-2-Tersangka-ePLteNm atau klik link di bio profil » compte 3 979 vues, 32 j’aime, 0 commentaires et 1 partages dans les indicateurs publics relevés par cet index. Cela représente un taux d’engagement de 0,83 % (j’aime, commentaires et partages rapportés aux vues). Elle a été publiée il y a plus de deux semaines et dure 5 secondes.

Données au 25 oct. 2026 (UTC), issues de la dernière actualisation publique relevée par cet index.

rilis.id

@rilis_id

akun resmi rilis.id dan lampung.rilis.id

Voir le profil
Abonnés
28 328
Abonnements
1
J’aime
700 621
Vidéos
2 668

Vidéos récentes

PLUS DE @RILIS_ID

Questions fréquentes

Combien de vues cette vidéo TikTok a-t-elle ?
La capture indexée ici affiche 3 979 vues, 32 j’aime et 0 commentaires.
Qui a publié cette vidéo TikTok ?
Elle a été publiée par @rilis_id, dont le profil est accessible depuis cette page.
Quel est le taux d’engagement de cette vidéo TikTok ?
D’après les indicateurs relevés, le taux d’engagement est de 0,83 % (j’aime + commentaires + partages rapportés aux vues).
Quand cette vidéo TikTok a-t-elle été publiée ?
Elle a été publiée le 2026-10-24, il y a plus de deux semaines.
Quelle est la durée de cette vidéo TikTok ?
L’extrait capturé dure 5 secondes.