Zum Inhalt springen
TikMonkey

Für das Video 7694848444946468116 meldet diese Erfassung keine abspielbaren Medien; die öffentlichen Metadaten unten sind trotzdem indexiert.

Putusan MK bukan pemakzulan. Tetapi tidak diterimanya gugatan juga bukan sertifikat bahwa… — @alee.gresik

Gepostet am 10. Okt. 2026 (vor über zwei Wochen)0 s3.062 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
3.062
Likes
20
Kommentare
4
Shares
0
Gespeichert
2
Engagement
0,78 %
Dauer
0 s
Gepostet
10. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „Putusan MK bukan pemakzulan. Tetapi tidak diterimanya gugatan juga bukan sertifikat bahwa seluruh persyaratan pendidikan Gibran telah terbukti terpenuhi. Di sinilah persoalan hukumnya! Pertama, apa yang sebenarnya diputus MK? Jika permohonan tidak dapat diterima karena pemohon tidak memiliki legal standing, apakah itu berarti substansi persoalan otomatis gugur? Tentu tidak. Kedudukan hukum pemohon dan kebenaran materiil adalah dua persoalan berbeda. Kedua, di mana bukti kelulusan yang dipersyaratkan undang-undang? Jika dokumen penyetaraan menjadi dasar pencalonan, apa dokumen akademik yang mendasarinya? Apakah prosedur dan standar penyetaraannya sudah sesuai ketentuan yang berlaku? Jangan pula dibalik: tidak ditemukannya bukti yang meyakinkan dalam persidangan bukan otomatis bukti bahwa seseorang melakukan pelanggaran hukum. Ketiga, siapa yang harus bertanggung jawab memverifikasi? Apakah KPU cukup menerima surat penyetaraan, atau wajib memeriksa dokumen dasarnya? Apa kewajiban verifikasi yang secara hukum berlaku saat itu? Dan jika ditemukan kekurangan, siapa yang berwenang mengoreksinya? Keempat, apakah pemakzulan otomatis menjadi jalan keluar? Tidak! Pasal 7A dan 7B UUD 1945 mengatur alasan dan prosedur pemberhentian yang harus ditempuh melalui mekanisme konstitusional. Putusan ini sendiri tidak memberhentikan Gibran. Maka, jangan melompat dari keraguan langsung ke vonis. Tetapi jangan pula berlindung di balik kemenangan pemilu untuk menghindari pertanyaan yang sah. Sikap MNA Law Office jelas: periksa dokumennya, buka dasar administrasinya, uji prosedurnya, dan tegakkan hukum tanpa tebang pilih. Sebab persoalannya bukan sekadar Gibran bertahan atau mundur. PERTANYAAN PALING MENDASAR: JIKA PERSYARATAN PENDIDIKAN CALON WAKIL PRESIDEN DIPERSOALKAN, SIAPA YANG WAJIB MEMBERIKAN KEPASTIAN HUKUM—DAN MELALUI MEKANISME APA, SETELAH YANG BERSANGKUTAN DILANTIK? Demokrasi bukan kekebalan karena menang pemilu. Negara hukum juga bukan penghukuman berdasarkan kecurigaan. Tidak ada jabatan yang kebal pemeriksaan. Tidak ada orang yang boleh dihukum tanpa pembuktian. #MNALawOffice #OpiniHukum #KajianEdukatif #IjazahGibran #NegaraHukum“ von @alee.gresik kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 3.062 Aufrufe, 20 Likes, 4 Kommentare, 0 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 0,78 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor über zwei Wochen gepostet und dauert 0 Sekunden. Es wurde 2 Mal gespeichert.

Datenstand: 12. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

Mr. Lee

@alee.gresik

MNA LAW OFFICE ⚖️ Kantor Bisnis Hukum Mitra Strategis Anda

Profil ansehen
Follower
42.117
Gefolgt
29
Likes
1.070.020
Videos
4.244

Hashtags in diesem Video

Links bleiben innerhalb dieses Index.

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 3.062 Aufrufe, 20 Likes und 4 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @alee.gresik, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 0,78 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-10, vor über zwei Wochen.
Welche Hashtags werden in diesem Video verwendet?
Die Erfassung verlinkt 1 Hashtag, zuerst #ijazahgibran.