İçeriğe geç
TikMonkey

Bu kayıtta 7696932661058702608 numaralı video için oynatılabilir medya yok; aşağıdaki herkese açık meta veriler yine de dizinde yer alıyor.

JAKARTA — Di tengah ancaman banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan yang masih menghan… — @lingkarangayo

Paylaşım tarihi: 15 Eki 2026 (iki haftadan uzun süre önce)0 sn6.487 görüntüleme

Video istatistikleri

Son yenilemedeki herkese açık sayılar.

Görüntüleme
6.487
Beğeni
52
Yorum
5
Paylaşım
1
Kaydetme
3
Etkileşim
%0,89
Süre
0 sn
Yayın tarihi
15 Eki 2026

Video analizleri

@lingkarangayo tarafından paylaşılan “JAKARTA — Di tengah ancaman banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan yang masih menghantui berbagai wilayah Indonesia, kabar mengejutkan datang dari lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan penyelamatan masyarakat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan praktik korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa, 13 Oktober 2026, sebanyak 14 orang diamankan. Lima di antaranya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Kasus ini menjadi sorotan bukan semata karena besarnya barang bukti yang disita, melainkan karena dugaan penyimpangan menyangkut dana siap pakai (DSP), yakni anggaran yang disediakan negara untuk menangani situasi darurat kebencanaan. Lima Tersangka, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat Berdasarkan perkembangan penyidikan hingga Kamis, 15 Oktober 2026, KPK menetapkan lima tersangka yang berasal dari unsur internal BNPB dan pihak swasta. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, Tenaga Ahli Kepala BNPB yang juga disebut sebagai adik Letjen TNI Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, pejabat di lingkungan BNPB; serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa hubungan keluarga maupun kedekatan seseorang dengan pejabat tidak menjadi pertimbangan dalam penegakan hukum. Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Rustian yang turut diamankan dalam operasi tersebut tidak ditetapkan sebagai tersangka. Uang Rp3,3 Miliar, Emas, hingga Kripto Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti. Pada awalnya, KPK mengumumkan penyitaan uang tunai sekitar Rp1,4 miliar. Namun, setelah dilakukan pendalaman, jumlah tersebut diperbarui menjadi sekitar Rp3,3 miliar. Selain uang tunai, penyidik juga menyita logam mulia dengan berat mencapai ratusan gram serta menemukan aset dalam bentuk mata uang kripto yang masih ditelusuri. KPK berencana berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendalami aset kripto yang berkaitan dengan perkara tersebut. Baca Selengkapnya Di Warta Trans” TikTok videosu için bu dizinin yakaladığı herkese açık metrikler: 6.487 görüntüleme, 52 beğeni, 5 yorum, 1 paylaşım. Bu, %0,89 etkileşim oranı demek (beğeni, yorum ve paylaşımların görüntülemeye oranı). Video iki haftadan uzun süre önce paylaşıldı ve süresi 0 saniye. Video 3 kez kaydedildi.

Veriler 23 Eki 2026 (UTC) itibarıyladır; bu dizinin yakaladığı son herkese açık yenilemeden alınmıştır.

Lingkaran Gayo

@lingkarangayo

Berbagi Info : Seputaran Dataran Tinggi Tanoh Gayo Instagram : @lingkaran_gayo Halaman Facebook : Lingkaran Gayo

Profili gör
Takipçi
17.422
Takip edilen
7
Beğeni
385.987
Videolar
1.467

Son videolar

DAHA FAZLASI: @LİNGKARANGAYO

Sıkça sorulan sorular

Bu TikTok videosu kaç kez izlendi?
Burada dizinlenen kayıtta 6.487 görüntüleme, 52 beğeni ve 5 yorum görünüyor.
Bu TikTok videosunu kim paylaştı?
Videoyu @lingkarangayo paylaştı; hesabın bağlantısı bu sayfada yer alıyor.
Bu TikTok videosunun etkileşim oranı nedir?
Kaydedilen metriklere göre etkileşim oranı %0,89 (beğeni + yorum + paylaşım, görüntülemeye bölünür).
Bu TikTok videosu ne zaman paylaşıldı?
Video 2026-10-15 tarihinde, yani iki haftadan uzun süre önce paylaşıldı.