本文へスキップ
TikMonkey

MP4をダウンロードダウンローダー

Abdul Kholeq, sopir truk asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berhasil menyelamatkan diri… — @tribunnews

2026年10月22日に投稿(8 日前)34秒11,517回再生

動画の統計

直近の更新で取得した公開カウントです。

再生数
11,517
いいね
143
コメント
1
シェア
0
保存
12
エンゲージメント
1.25%
再生時間
34秒
投稿日
2026年10月22日

動画のインサイト

@tribunnewsのTikTok動画「Abdul Kholeq, sopir truk asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berhasil menyelamatkan diri saat kapal yang ditumpanginya tenggelam di tengah perjalanan menuju Kalimantan. Namun, di balik keselamatannya, Abdul Kholeq harus menghadapi kenyataan pahit karena dua orang yang berangkat bersamanya, yakni keponakannya, Ilham Mukhamad Rojab (21), dan seorang teman sesama sopir bernama Masyudi, ditemukan meninggal dunia. Kapal Mendadak Miring Abdul Kholeq merupakan pemuda berusia 25 tahun asal Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, yang bekerja sebagai sopir angkutan barang antarkota. Pada Agustus 2026, Kholeq menikah dengan Lutfi Dwi Adis Krisnawati (23), sebelum kembali berangkat bekerja membawa muatan mebel menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Kholeq berangkat dari Jepara pada Jumat (11/9/2026) bersama keponakannya, Ilham Mukhamad Rojab, menggunakan truk bermuatan mebel menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk melanjutkan perjalanan dengan kapal. Sebelum kejadian, Kholeq masih berkomunikasi dengan keluarganya dan sempat memberi tahu sang istri bahwa dirinya diperkirakan tiba di Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu. Namun, situasi berubah ketika kapal yang ditumpanginya mulai miring di tengah laut. Kholeq mengaku terbangun setelah mendengar teriakan seseorang yang meminta para penumpang mengenakan jaket pelampung. "Ada orang teriak-teriak suruh pakai jaket pelampung," kata Kholeq saat menceritakan detik-detik kapal mulai miring. Berusaha Menyelamatkan Keponakan Saat menyadari kapal semakin miring, Kholeq berusaha membangunkan orang-orang di sekitarnya dan mengambil jaket pelampung untuk diberikan kepada Ilham Mukhamad Rojab serta Masyudi. Kholeq mengaku sempat memanggil Ilham agar segera keluar dari kapal, tetapi situasi yang semakin kacau membuatnya kesulitan menyelamatkan diri. Ia mengatakan, kapal saat itu miring hingga diperkirakan mencapai sudut 40 derajat, sementara para penumpang berlarian dan sebagian terjatuh. "Saya sudah pasrah, soalnya saya sudah enggak bisa naik ke atas, sudah enggak bisa turun," tutur Kholeq menggambarkan kondisi yang dihadapinya. Dalam situasi tersebut, Kholeq akhirnya terjatuh dan ditarik seseorang hingga berhasil keluar dari kapal. Ia kemudian tersapu ombak sebanyak tiga kali hingga terlepas dari kapal yang tenggelam. "Akibatnya, saya kena ombak tiga kali, akhirnya saya sudah lepas dari kapal itu," ujar Kholeq. Sembilan Jam di Sekoci Setelah terlepas dari kapal, Kholeq sempat berenang selama beberapa menit sebelum sebuah sekoci mendekat dan ia melompat ke atasnya. Kholeq mengaku bertahan di sekoci selama kurang lebih sembilan jam sebelum akhirnya ditemukan oleh nelayan asal Juana, Jawa Tengah. Setelah ditemukan, Kholeq menunggu proses evakuasi oleh kapal TNI Angkatan Laut. Ia mengalami luka pada bagian kaki akibat benturan dengan etalase kaca saat berusaha menyelamatkan diri. Kholeq kemudian menjalani operasi kecil di rumah sakit di Banjarmasin dan dirawat selama dua hari. Saat berada di rumah sakit, Kholeq meminjam telepon seluler milik orang lain untuk menghubungi keluarga dan mengabarkan bahwa dirinya selamat. Dua Rekan Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Kholeq kembali ke rumah, kabar mengenai dua orang yang berangkat bersamanya akhirnya datang. Masyudi ditemukan meninggal dunia, kemudian disusul penemuan jenazah Ilham Mukhamad Rojab. Bagi Kholeq, keselamatan dirinya menjadi awal perjalanan panjang untuk menerima kehilangan dua orang yang sebelumnya berada dalam satu perjalanan kerja dengannya. Perjalanan yang semula bertujuan mengantarkan muatan mebel ke Pontianak itu berakhir tragis di tengah laut. Kholeq kembali ke rumah dengan luka di kaki dan pengalaman yang sulit dilupakan, sedangkan keluarga Ilham dan Masyudi harus menerima kenyataan bahwa orang-orang yang mereka cintai pulang dalam keadaan tak bernyawa.」は、このインデックスが取得した公開指標で11,517回再生、143いいね、1コメント、0シェアとなっています。 エンゲージメント率は1.25%です(再生数に対する、いいね・コメント・シェアの割合)。 投稿されたのは8 日前で、再生時間は34 秒です。 12回保存されています。

2026年10月22日(UTC)時点のデータです。このインデックスが取得した直近の公開データ更新に基づきます。

Tribunnews

@tribunnews · 認証済み

#MataLokalMenjangkauIndonesia 🇮🇩

プロフィールを見る
フォロワー
5,562,787
フォロー中
32
いいね
149,802,509
動画
12,545

最近の動画

@TRIBUNNEWSの動画をもっと見る

よくある質問

このTikTok動画の再生数は?
ここにインデックスされた取得データでは、11,517回再生、143いいね、1コメントです。
このTikTok動画を投稿したのは誰ですか?
@tribunnewsが投稿しました。投稿者へのリンクはこのページにあります。
このTikTok動画のエンゲージメント率は?
取得した指標全体で、エンゲージメント率は1.25%です(いいね+コメント+シェアを再生数で割った値)。
このTikTok動画はいつ投稿されましたか?
2026-10-22(8 日前)に投稿されました。
このTikTok動画の長さは?
取得したクリップの再生時間は34 秒です。