Vai al contenuto
TikMonkey

Questa acquisizione non segnala alcun contenuto riproducibile per il video 7700124603309444353; i metadati pubblici qui sotto restano comunque indicizzati.

Nasib tak terduga dialami Yudariansyah, seorang mekanik bengkel di Kecamatan Pinang, Kota… — @seuramoemediaaatjeh

Pubblicato 24 ott 2026 (più di due settimane fa)0 s18.064 visualizzazioni

Altro da @seuramoemediaaatjeh

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
18.064
Like
97
Commenti
1
Condivisioni
12
Salvataggi
9
Interazione
0,61%
Durata
0 s
Pubblicato
24 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «Nasib tak terduga dialami Yudariansyah, seorang mekanik bengkel di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Ia mendadak dikaitkan dengan kepemilikan mobil sport McLaren 570S AT senilai Rp 4,5 miliar, bahkan ditagih tunggakan pajak sebesar Rp 137,4 juta. Padahal, Yudariansyah mengaku tidak pernah membeli ataupun memiliki mobil mewah tersebut. Namanya tercatat dalam data kendaraan keluaran 2019 yang menunggak pajak selama satu tahun. Persoalan ini terungkap setelah tim Samsat Ciledug mendatangi rumahnya untuk melakukan klarifikasi. Yudariansyah mengaku awalnya mendapat kabar dari tetangga melalui WhatsApp. "Saya kaget aja pas dapet WA dari tetangga ngasih informasi kalau ada orang Samsat mau nagih pajak karena punya mobil sport, atuh saya bingung mobil sport dari mana," kata Yudariansyah dikutip Tribunnews, Sabtu (24/10/2026). Ia menduga Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Yudariansyah berencana mengurus pemulihan data karena khawatir persoalan itu berdampak pada urusan perbankan hingga pendataan bantuan sosial. "Saya pengen nama saya bersih lagi, enggak mau cacat karena kan itu menyangkut data pribadi sehari-hari," jelasnya. Plt Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, menduga ada manipulasi data yang melibatkan pihak leasing dan showroom saat mobil tersebut pertama kali dibeli. "Kalau benar begitu berarti memang ada permainan leasing waktu pertama kali beli mobil di showroom pakai KTP orang," sambungnya. Menurut Idam, Yudariansyah juga mengaku tidak pernah menyerahkan atau meminjamkan identitasnya kepada siapa pun untuk membeli kendaraan. Kondisi rumahnya yang berada di gang sempit turut menjadi perhatian petugas. "Melihat kondisinya kami percaya Pak Yudariansyah dicatut namanya oleh pihak tidak bertanggung jawab, orang jalan menuju rumah beliau saja sempit untuk dilalui mobil," terangnya. Samsat Ciledug berencana menelusuri data kendaraan yang menunggak pajak untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab. "Pasti kami bakal telusuri lagi semua data kendaraan yang masih menunggak, tetap kita harus kejar baik atas nama pribadi maupun perusahaan," kata dia.» di @seuramoemediaaatjeh ha totalizzato 18.064 visualizzazioni, 97 like, 1 commenti, 12 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 0,61% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 0 secondi. È stato salvato 9 volte.

Dati aggiornati al 25 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

Seuramoe Media Aceh

@seuramoemediaaatjeh

Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM

Vedi profilo
Follower
57.277
Seguiti
63
Like
10.418.332
Video
977

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @SEURAMOEMEDIAAATJEH

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 18.064 visualizzazioni, 97 like e 1 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @seuramoemediaaatjeh, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 0,61% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-24, più di due settimane fa.