Vai al contenuto
TikMonkey

Questa acquisizione non segnala alcun contenuto riproducibile per il video 7698560502540127508; i metadati pubblici qui sotto restano comunque indicizzati.

Tanpa diplomasinya di hadapan Dewan Keamanan PBB pada 1947, perjuangan kemerdekaan Indone… — @karematullah

Pubblicato 20 ott 2026 (11 giorni fa)0 s671 visualizzazioni

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
671
Like
11
Commenti
2
Condivisioni
2
Salvataggi
2
Interazione
2,24%
Durata
0 s
Pubblicato
20 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «Tanpa diplomasinya di hadapan Dewan Keamanan PBB pada 1947, perjuangan kemerdekaan Indonesia mungkin akan terus dianggap sebagai pemberontakan lokal oleh dunia. Dialah Sutan Syahrir, Perdana Menteri pertama Republik Indonesia, yang pernah memperjuangkan pengakuan bangsanya di hadapan dunia internasional. Namun, siapa sangka, pada 16 Januari 1962, lelaki yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia itu justru ditangkap oleh aparat bangsanya sendiri. Bukan oleh Belanda, bukan oleh penjajah, melainkan oleh negara yang ikut ia perjuangkan. Ia ditahan tanpa pengadilan, hingga kesehatannya terus memburuk dan serangan stroke merenggut sebagian kemampuan tubuh serta suaranya. Pada 9 April 1966, Bung Kecil akhirnya mengembuskan napas terakhir di Zurich, Swiss, jauh dari tanah air yang begitu ia cintai. Ia wafat masih berstatus tahanan politik. Ironisnya, pada hari yang sama, negara justru menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. Ia meninggal sebagai tahanan, tetapi dipulangkan sebagai pahlawan. Kisah Sutan Syahrir ini hanyalah sebagian kecil dari Bab 1 dalam e-book "TUMBAL REPUBLIK". Melalui 173 halaman, saya menuliskan perjalanan hidupnya secara utuh dan mendalam, bersama 14 tokoh penting lainnya yang turut membangun Indonesia, tetapi kemudian mengalami nasib tragis, disingkirkan, dipenjara, atau dilupakan oleh negerinya sendiri. Buku ini bukan sekadar tentang sejarah. Ini tentang pengorbanan, pengkhianatan, dan penghormatan yang terkadang datang ketika orang yang berhak menerimanya sudah tidak lagi bernyawa. Jangan biarkan kisah mereka kembali terlupakan. Dapatkan e-book TUMBAL REPUBLIK sekarang melalui link di bio @arsip.peristiwa! #ArsipPeristiwa #TumbalRepublik #SutanSyahrir #SejarahIndonesia #SejarahYangTerlupakan» di @karematullah ha totalizzato 671 visualizzazioni, 11 like, 2 commenti, 2 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 2,24% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato 11 giorni fa e dura 0 secondi. È stato salvato 2 volte.

Dati aggiornati al 20 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

kariem

@karematullah

Tiada yang abadi, ini akun kedua @allahtempatkembalikita @user76649386707@Soehartolovers

Vedi profilo
Follower
117.991
Seguiti
3271
Like
4.417.555
Video
3078

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @KAREMATULLAH

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 671 visualizzazioni, 11 like e 2 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @karematullah, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 2,24% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-20, 11 giorni fa.