Statistiche del video
Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.
- Visualizzazioni
- 2021
- Like
- 103
- Commenti
- 2
- Condivisioni
- 2
- Salvataggi
- 2
- Interazione
- 5,29%
- Durata
- 159 s
- Pubblicato
- 19 ott 2026
Approfondimenti sul video
Il video TikTok «Menko Polkam Tegaskan Pemerintah Maksimal Tangani Karhutla: Jangan Termakan Isu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah telah berupaya maksimal untuk menangani kebakaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk melalui pengerahan personel TNI-Polri dan penguatan operasi udara. "Jangan kemudian termakan dengan isu-isu yang seakan-akan kami tidak berbuat," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). "Kami sudah semaksimal mungkin, prajurit-prajurit TNI, Polri dan sebagainya yang terlibat ini secara masif, dan mohon doanya semoga ini tuntas," lanjutnya. Dudung menyebut situasi penanganan karhutla tidaklah mudah. "Tidak mudah penanganan situasi terutama masalah karhutla, karena terutama lahan gambut yang tidak semudah itu kita lakukan dan, ini kita percayakan kepada kita semua," jelasnya. Lebih lanjut, purnawirawan jenderal bintang empat itu mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar penanganan karhutla tidak bergantung pada turunnya hujan. Prabowo, ujar Dudung, meminta seluruh pihak bekerja keras untuk mengatasi kebakaran. "Jadi Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras," terangnya. Selain itu, Dudung juga menyampaikan bahwa Prabowo ingin agar pengerahan pasukan, petugas, baik TNI, Polri, maupun Dinas Kehutanan, termasuk masyarakat yang dilibatkan, lebih masif lagi. "Nah, ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera. Karena memang ini sudah sangat mengganggu," tutur Dudung. Prabowo juga disebut memerintahkan Panglima TNI Agus Subiyanto agar melakukan operasi pemadaman dengan dry ice. Lengkapnya baca https://rilis.id/Nasional/Berita/Menko-Polkam-Tegaskan-Pemerintah-Maksimal-Tangani-Karhutla-Jangan-Termakan-Isu-1lOBGfx atau klik link di bio profil #rilisid #rilislampung #rilisidlampung» di @rilis_id ha totalizzato 2021 visualizzazioni, 103 like, 2 commenti, 2 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 5,29% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato 10 giorni fa e dura 2 minuti 39 secondi. È stato salvato 2 volte.
Dati aggiornati al 20 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.
- Follower
- 28.328
- Seguiti
- 1
- Like
- 700.621
- Video
- 2668
Video recenti
509visualizzazioni4like1commenti5 giorni fa@rilis_id 2,1Kvisualizzazioni16like0commenti5 giorni fa@rilis_id 11,7Kvisualizzazioni75like1commenti5 giorni fa@rilis_id 868visualizzazioni15like1commenti5 giorni fa@rilis_id 335visualizzazioni10like0commenti5 giorni fa@rilis_id 376visualizzazioni8like1commenti5 giorni fa@rilis_id 4Kvisualizzazioni32like0commenti6 giorni fa@rilis_id 2,2Kvisualizzazioni68like0commenti7 giorni fa@rilis_id 12,4Kvisualizzazioni87like6commenti7 giorni fa@rilis_id 832visualizzazioni3like0commenti7 giorni fa@rilis_id 3,6Kvisualizzazioni246like9commenti7 giorni fa@rilis_id 1,7Kvisualizzazioni14like0commenti7 giorni fa@rilis_id
Domande frequenti
- Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
- L’acquisizione indicizzata qui riporta 2021 visualizzazioni, 103 like e 2 commenti.
- Chi ha pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato da @rilis_id, il cui profilo è collegato da questa pagina.
- Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
- Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 5,29% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
- Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato il 2026-10-19, 10 giorni fa.
- Quanto dura questo video TikTok?
- La clip acquisita dura 2 minuti 39 secondi.