Vai al contenuto
TikMonkey

Scarica MP4Scarica video

Seorang pria berinisial S, warga Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabup… — @ponorogo_viral

Pubblicato 18 ott 2026 (12 giorni fa)22 s2.075.297 visualizzazioni

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
2.075.297
Like
73.112
Commenti
2379
Condivisioni
16.472
Salvataggi
4980
Interazione
4,43%
Durata
22 s
Pubblicato
18 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «Seorang pria berinisial S, warga Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, merobohkan rumah yang dibangunnya dari hasil bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Rumah senilai lebih dari Rp250 juta itu dihancurkan menggunakan alat berat pada Minggu (18/10/2026). Proses pembongkaran dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut menarik perhatian puluhan warga dan viral di media sosial. ### Dugaan Perselingkuhan Terbongkar Kisah ini bermula ketika S merantau ke Malaysia sejak 2022 demi menafkahi keluarga dan membangun rumah impian. Uang hasil kerja kerasnya dikirimkan secara rutin hingga biaya pembangunan rumah ditaksir mencapai lebih dari Rp250 juta. Namun, pada akhir Agustus 2026, persoalan rumah tangga mencuat setelah warga mengamankan seorang pria berstatus duda, yang disebut merupakan tetangga sendiri, saat keluar dari rumah istri S berinisial P. Setelah dilakukan mediasi di tingkat lingkungan, P dan pria tersebut disebut mengakui perbuatannya. Mendengar kabar itu, S memutuskan pulang dari Malaysia. ### Mediasi Berujung Buntu Sebelum rumah dirobohkan, S disebut sempat memberikan opsi ganti rugi biaya pembangunan kepada pihak P. Namun, hingga batas waktu yang disepakati, pihak keluarga P dikabarkan belum mampu memenuhi tuntutan tersebut. Perangkat Desa Sidoharjo juga telah berupaya memediasi kedua belah pihak. Mengingat pasangan tersebut telah dikaruniai seorang anak, sempat muncul usulan agar rumah itu dihibahkan untuk masa depan sang anak. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan kesepakatan. Pada Sabtu sore (10/10/2026), S mulai membongkar rumah secara manual. Sejumlah material yang masih bisa digunakan, seperti genting, kusen, pintu, dan jendela, dilepas dan dibawa ke rumah orang tuanya. ### Rumah Rata dengan Tanah dalam Dua Jam Puncaknya terjadi pada Minggu pagi (18/10/2026). Sebuah alat berat didatangkan untuk meruntuhkan sisa dinding dan struktur beton rumah berukuran 6 x 10 meter tersebut. Sekitar pukul 10.00 WIB, rumah yang dibangun dari hasil kerja keras selama merantau itu akhirnya rata dengan tanah. Peristiwa ini menyisakan kisah pilu tentang pengorbanan, persoalan rumah tangga, dan mediasi yang tak menemukan titik temu. Kronologi konflik tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.» di @ponorogo_viral ha totalizzato 2.075.297 visualizzazioni, 73.112 like, 2379 commenti, 16.472 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 4,43% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato 12 giorni fa e dura 22 secondi. È stato salvato 4980 volte.

Dati aggiornati al 24 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

Ponorogo Viral

@ponorogo_viral

Berita | Hiburan | Wisata | Budaya 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗔𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗞𝗼𝗲𝗻𝘁𝗷𝗶

Vedi profilo
Follower
45.641
Seguiti
99
Like
2.102.371
Video
493

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @PONOROGO_VIRAL

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 2.075.297 visualizzazioni, 73.112 like e 2379 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @ponorogo_viral, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 4,43% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-18, 12 giorni fa.
Quanto dura questo video TikTok?
La clip acquisita dura 22 secondi.