Vai al contenuto
TikMonkey

Scarica MP4Scarica video

BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) ikut menyuarakan… — @bpostonline

Pubblicato 16 ott 2026 (più di due settimane fa)30 s25.343 visualizzazioni

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
25.343
Like
662
Commenti
4
Condivisioni
120
Salvataggi
8
Interazione
3,1%
Durata
30 s
Pubblicato
16 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) ikut menyuarakan persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Setelah sebelumnya membangun rumah oksigen dan bagi-bagi masker, kali ini mereka menggelar aksi mimbar bebas di Bundaran Kayu Tangi, Banjarmasin, Jumat (16/10/2026). Aksi bertajuk #KalselLumpuh itu menjadi wadah mahasiswa menyuarakan empat persoalan yang dinilai belum tertangani secara tuntas, yakni krisis udara bersih, air bersih, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), dan pemadaman listrik bergilir. Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas mahasiswa UI bersama mahasiswa Kalsel terhadap masyarakat yang terdampak berbagai persoalan tersebut selama hampir empat bulan. Menurutnya, lamanya krisis yang dialami masyarakat semestinya diikuti penanganan konkret dari pemerintah. Namun, ia menilai belum ada perubahan signifikan meski masyarakat telah menghadapi kondisi tersebut dalam waktu yang panjang. “Kita melihat bahwa empat bulan bukanlah waktu yang sebentar. Bahkan sampai sekarang ketika kita bersolidaritas, ketika kita hadir untuk sama-sama saling membantu, tidak ada perubahan yang signifikan dari penguasa, dari pemerintah,” ujarnya. Athof mengaku merasakan langsung buruknya kualitas udara ketika pertama kali tiba di Kalsel. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan polusi udara di Jakarta yang selama ini dikenal buruk. Menurutnya, udara di Kalsel memiliki bau seperti kebakaran yang membuat tenggorokan terasa perih. Kondisi itu membuatnya membayangkan beratnya dampak yang harus ditanggung masyarakat setempat selama berbulan-bulan. “Saya di Jakarta itu tidak pernah batuk karena udara. Nah, ketika pertama kali mendarat di Kalimantan Selatan, saat turun dari pesawat, langsung menghirup udara yang rasa-rasanya tidak ada sebanding-bandingnya dengan Jakarta,” katanya. “Harapan sudah tidak ada, karena kalau misalkan harapan itu ada, maka tidak ada empat bulan penderitaan ini,” tegasnya. Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki #bpost #banjarmasinpost #tribunnetwork» di @bpostonline ha totalizzato 25.343 visualizzazioni, 662 like, 4 commenti, 120 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 3,1% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 30 secondi. È stato salvato 8 volte.

Dati aggiornati al 16 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

Banjarmasin Post

@bpostonline · Verificato

Banjarmasin Post Group, Tribun Network, KG Media

Vedi profilo
Follower
1.499.407
Seguiti
19
Like
60.975.377
Video
10.661

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @BPOSTONLINE

Hashtag in questo video

I link restano all’interno di questo indice.

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 25.343 visualizzazioni, 662 like e 4 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @bpostonline, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 3,1% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-16, più di due settimane fa.
Quali hashtag vengono usati in questo video?
L’acquisizione collega 1 hashtag, a partire da #tribunnetwork.
Quanto dura questo video TikTok?
La clip acquisita dura 30 secondi.