Statistiche del video
Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.
- Visualizzazioni
- 26.776
- Like
- 658
- Commenti
- 17
- Condivisioni
- 60
- Salvataggi
- 47
- Interazione
- 2,74%
- Durata
- 168 s
- Pubblicato
- 15 ott 2026
Approfondimenti sul video
Il video TikTok «TENGGARONG – Ahmad Ali Maulidya (7) dan adiknya Husin Taufiqqurahman (3), dua bocah yang meninggal dunia dalam kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026) malam, meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga. Di mata nenek mereka, Ni’mah Gani, kedua bocah itu bukan hanya anak-anak yang penurut. Mereka juga dikenal rajin mengaji, gemar mengikuti majelis taklim, dan memiliki keinginan sederhana yang masih membekas di ingatannya untuk menjalani sunat bersama. “Malahan dia udah minta kapan kami berdua nih disunat. Kita bilang belum lagi, Nak, sebentar lagi ya,” tutur Ni’mah mengenang percakapan dengan kedua cucunya. Bagi Ni’mah, kepergian Ali dan Husin menjadi kehilangan yang sulit diterima. Apalagi, sehari sebelum kebakaran merenggut nyawa keduanya, ia masih melihat mereka mengikuti kegiatan mengaji dan majelis taklim seperti biasanya. Kenangan terakhir itu terjadi pada Selasa (13/10/2026) sore. Di rumah yang kemudian dilalap api tersebut, keluarga mereka rutin menggelar majelis taklim setiap Selasa. Kedua bocah itu baru saja menyelesaikan kegiatan mengaji sebelum kembali mengikuti majelis bersama keluarga dan warga sekitar. Ni’mah juga mengenang, kemampuan mengaji kedua cucunya sudah cukup baik untuk anak seusia mereka. “Ini yang kecil ini ya Allah, luar biasa, ngajinya udah bagus. Dua-duanya,” katanya. Kebiasaan mengikuti kegiatan keagamaan juga membuat Ali dan Husin akrab dengan suasana majelis. Menurut Ni’mah, keduanya bahkan kerap mengikuti ayah mereka ketika menghadiri kegiatan tersebut. Bagi keluarga, rutinitas sederhana itu kini menjadi kenangan yang paling membekas. Tidak ada yang menyangka, pertemuan pada Selasa sore menjadi salah satu momen terakhir Ni’mah bersama kedua cucunya sebelum kebakaran terjadi pada malam harinya. “Terakhir ketemu sama mereka Selasa sore, karena memang rutin majelis di situ (rumah korban) setiap Selasa,” tuturnya. Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.50 Wita. Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya, menghanguskan 11 bangunan di kawasan permukiman padat tersebut. Di tengah kepanikan, ayah Ali dan Husin, Hamri Noor, berusaha menyelamatkan anak-anaknya yang masih berada di dalam rumah. Berdasarkan cerita yang disampaikan Ni’mah, kedua bocah itu berada di kamar ketika kebakaran terjadi. Hamri berupaya masuk kembali untuk menjangkau mereka, tetapi usahanya terhalang kondisi bangunan yang terbakar. Saat hendak menyelamatkan anak-anaknya, Hamri terjatuh dan tertimpa kayu yang terbakar. Ia kemudian mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sementara itu, Ali dan Husin belum berhasil ditemukan ketika proses pencarian dilakukan setelah kebakaran. Kedua bocah itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 03.28 Wita, Rabu (14/10/2026). Duka keluarga semakin terasa ketika jenazah kakak beradik tersebut dibawa ke rumah duka di Jalan Djafar Seman, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong. Dua anak yang sehari sebelumnya masih mengaji, mengikuti majelis taklim, dan membicarakan keinginan mereka untuk disunat bersama, kini telah pergi untuk selamanya. Bagi orang dewasa, percakapan mengenai sunat mungkin terdengar biasa. Namun, bagi Ni’mah, keinginan kedua cucunya untuk menjalani sunat bersama kini menjadi kenangan yang begitu berarti. Di usia yang masih belia, Ali dan Husin sudah membayangkan sebuah pengalaman yang ingin mereka jalani berdua. Mereka ingin melakukannya bersama, sebagaimana kebiasaan mereka mengikuti kegiatan mengaji dan berada di dekat keluarga. [Selengkapnya : Mediakaltim.com]» di @media_kaltim ha totalizzato 26.776 visualizzazioni, 658 like, 17 commenti, 60 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 2,74% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 2 minuti 48 secondi. È stato salvato 47 volte.
Dati aggiornati al 22 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.
- Follower
- 48.543
- Seguiti
- 19
- Like
- 1.303.204
- Video
- 1086
Video recenti
6,8Kvisualizzazioni72like7commenti10 giorni fa@media_kaltim 36,5Kvisualizzazioni437like31commenti10 giorni fa@media_kaltim 16,4Kvisualizzazioni259like9commenti10 giorni fa@media_kaltim 6,7Kvisualizzazioni159like2commenti10 giorni fa@media_kaltim 34,8Kvisualizzazioni144like1commenti12 giorni fa@media_kaltim 6,9Kvisualizzazioni177like12commenti12 giorni fa@media_kaltim 118,6Kvisualizzazioni4,6Klike101commenti12 giorni fa@media_kaltim 1,6Kvisualizzazioni11like1commenti12 giorni fa@media_kaltim 1,5Kvisualizzazioni5like0commenti12 giorni fa@media_kaltim 2,3Kvisualizzazioni31like0commenti12 giorni fa@media_kaltim 5,5Kvisualizzazioni150like1commenti12 giorni fa@media_kaltim 23Kvisualizzazioni313like14commenti12 giorni fa@media_kaltim
Domande frequenti
- Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
- L’acquisizione indicizzata qui riporta 26.776 visualizzazioni, 658 like e 17 commenti.
- Chi ha pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato da @media_kaltim, il cui profilo è collegato da questa pagina.
- Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
- Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 2,74% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
- Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
- È stato pubblicato il 2026-10-15, più di due settimane fa.
- Quanto dura questo video TikTok?
- La clip acquisita dura 2 minuti 48 secondi.