Vai al contenuto
TikMonkey

Questa acquisizione non segnala alcun contenuto riproducibile per il video 7695363254666743047; i metadati pubblici qui sotto restano comunque indicizzati.

Bayi berinisial A yang masih berusia 24 hari meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) puk… — @suarasurabayamedia

Pubblicato 11 ott 2026 (più di due settimane fa)0 s145.263 visualizzazioni

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
145.263
Like
1620
Commenti
100
Condivisioni
357
Salvataggi
149
Interazione
1,43%
Durata
0 s
Pubblicato
11 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «Bayi berinisial A yang masih berusia 24 hari meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB setelah tiga hari menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. “Bayi tersebut tiga hari di rawat di RSUD Dr. Soetomo. Pasien bayi tersebut meninggal dunia tadi pagi pukul 07.10 WIB. Kami turut berduka cita mendalam kepada pihak keluarga atas meninggalnya pasien bayi tersebut,” kata Adin Niken Humas RSUD Dr. Soetomo, Minggu. Calista, pihak keluarga bayi A, mengatakan bayi tersebut sebelumnya mengalami demam. Menurutnya, nenek bayi diduga memberikan telur mentah dengan harapan dapat menurunkan demam, tanpa sepengetahuan ibunya. “Mungkin kepercayaan dia ya, kalau dikasih telur mentah bisa turun demamnya. Padahal ya harusnya kan dikasih obat ya. Cuma namanya orang itu pasti ada hal-hal mitos yang mereka percaya dan masih dilakuin sampai sekarang,” katanya dihubungi suarasurabaya.net. Bayi A sempat dibawa ke Puskesmas. Karena kondisinya belum membaik, bayi kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Waru, Sidoarjo. Dari keterangan keluarga, pemeriksaan di rumah sakit itu menemukan kondisi serius pada usus bayi hingga harus menjalani operasi. Setelah itu, bayi A dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapat perawatan intensif di ruang NICU. “Rujukannya sempat penuh. Nah, ibunya ini minta tolong buat di Thread dengan harapan dapat ruang NICU. Akhirnya dapat ruang NICU. Tadinya mau ke rumah sakit lain, tapi ternyata di RSUD Dr. Soetomo dapat karena bantuan dari Wakil Gubernur Jatim,” jelasnya. Calista menyebut selama dirawat, bayi masih membutuhkan penanganan intensif, termasuk transfusi darah berulang kali. Setelah tiga hari dirawat, bayi A meninggal dunia pada Minggu pagi. Hingga berita ini ditulis, dugaan pemberian telur mentah dan kondisi medis bayi berasal dari keterangan keluarga. Belum ada keterangan medis, termasuk dari RSUD Dr. Soetomo, yang menjelaskan hubungan antara pemberian telur mentah dan kondisi bayi hingga meninggal dunia. Baca selengkapnya di suarasurabaya.net #newSS» di @suarasurabayamedia ha totalizzato 145.263 visualizzazioni, 1620 like, 100 commenti, 357 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 1,43% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 0 secondi. È stato salvato 149 volte.

Dati aggiornati al 13 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

Suara Surabaya Media

@suarasurabayamedia

Akun Resmi Suara Surabaya Media

Vedi profilo
Follower
235.546
Seguiti
4
Like
5.209.630
Video
3842

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @SUARASURABAYAMEDIA

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 145.263 visualizzazioni, 1620 like e 100 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @suarasurabayamedia, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 1,43% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-11, più di due settimane fa.