Vai al contenuto
TikMonkey

Scarica MP4Scarica video

RIAU (RA) - Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM) bersama Pengurus Koordinator Cabang Perg… — @riauaktual

Pubblicato 10 ott 2026 (più di due settimane fa)88 s6528 visualizzazioni

Altro da @riauaktual

Statistiche del video

Conteggi pubblici dall’ultimo aggiornamento.

Visualizzazioni
6528
Like
89
Commenti
6
Condivisioni
11
Salvataggi
5
Interazione
1,62%
Durata
88 s
Pubblicato
10 ott 2026

Approfondimenti sul video

Il video TikTok «RIAU (RA) - Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM) bersama Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk menelusuri pihak yang diduga menjadi aktor di balik pembakaran. Desakan itu disampaikan saat kedua organisasi turun ke jalan membagikan masker dan bibit pohon kepada pengendara di Pekanbaru. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap sekaligus kritik terhadap penanganan karhutla yang terus berulang setiap tahun. Ketua BTM, Muhammad Rustam, S.H., menegaskan pembagian masker bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk keprihatinan atas persoalan karhutla yang belum tuntas di Riau. “Jangan sampai masyarakat terus-menerus menjadi korban akibat karhutla yang berulang setiap tahun. Hari ini kami turun membagikan masker karena masyarakat membutuhkan perlindungan. Tetapi harapan kami, ke depan tidak perlu lagi ada pembagian masker akibat kebakaran hutan dan lahan,” tegas Rustam. Kapolda Riau Diminta Usut Tuntas Rustam meminta Kapolda Riau yang baru dilantik tidak hanya berfokus pada pelaku pembakaran di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain yang menyuruh, membiayai, memfasilitasi, atau mengambil keuntungan dari pembakaran lahan. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan bukti, termasuk terhadap perusahaan apabila ditemukan unsur keterlibatan atau kelalaian yang memenuhi ketentuan hukum. “Kapolda Riau harus menjadikan persoalan karhutla ini sebagai ujian keseriusan penegakan hukum. Periksa kembali kasus-kasus karhutla yang telah terjadi,telusuri siapa yang bertanggung jawab,dan jangan berhenti hanya pada pelaku yang ditemukan membakar di lapangan,” ujarnya. Ia menegaskan,pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu. Selain penegakan hukum,BTM juga meminta pemerintah memastikan lahan yang terbakar dipulihkan melalui rehabilitasi ekosistem sesuai karakteristik dan fungsi lahannya,terutama pada kawasan gambut dan hutan… . . Selengkapnya: www.riauaktual.com #riauaktual #video #viral #asap» di @riauaktual ha totalizzato 6528 visualizzazioni, 89 like, 6 commenti, 11 condivisioni nelle metriche pubbliche rilevate da questo indice. Il tasso di interazione è pari a 1,62% (like, commenti e condivisioni rispetto alle visualizzazioni). È stato pubblicato più di due settimane fa e dura 1 minuto 28 secondi. È stato salvato 5 volte.

Dati aggiornati al 17 ott 2026 (UTC), dall’ultimo aggiornamento pubblico acquisito da questo indice.

Riau Aktual

@riauaktual

Official Account TikTok RiauAktual.com / Media Online Indonesia

Vedi profilo
Follower
90.177
Seguiti
0
Like
2.377.761
Video
1543

Video recenti

ALTRI VIDEO DI @RIAUAKTUAL

Hashtag in questo video

I link restano all’interno di questo indice.

Domande frequenti

Quante visualizzazioni ha questo video TikTok?
L’acquisizione indicizzata qui riporta 6528 visualizzazioni, 89 like e 6 commenti.
Chi ha pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato da @riauaktual, il cui profilo è collegato da questa pagina.
Qual è il tasso di interazione di questo video TikTok?
Sulla base delle metriche acquisite, il tasso di interazione è pari a 1,62% (like + commenti + condivisioni rispetto alle visualizzazioni).
Quando è stato pubblicato questo video TikTok?
È stato pubblicato il 2026-10-10, più di due settimane fa.
Quali hashtag vengono usati in questo video?
L’acquisizione collega 3 hashtag, a partire da #asap.
Quanto dura questo video TikTok?
La clip acquisita dura 1 minuto 28 secondi.