Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 25.377
- Suka
- 4.827
- Komentar
- 224
- Dibagikan
- 544
- Disimpan
- 285
- Interaksi
- 22,05%
- Durasi
- 52 dtk
- Diposting
- 25 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @republikaonline “Hukuman kolektif (collective punishment) diterapkan tentara Zionis Israel terhadap warga Palestina. Sebanyak 2.500 warga Palestina di wilayah Deir Bahha dan al-Jalda, Hebron, Tepi Barat, dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak 23 Oktober 2026. Pengusiran paksa ini terjadi di tengah operasi militer yang meluas pascapenembakan yang menewaskan dua tentara Israel. Pada 24 Oktober 2026, tercatat sedikitnya 200 keluarga telah kehilangan tempat tinggal mereka. Gubernur Hebron, Khaled Dudin, secara tegas mendesak adanya intervensi internasional dan hukum untuk menghentikan tindakan tersebut. Padahal, tindakan hukuman kolektif dilarang secara tegas berdasarkan Pasal 33 Konvensi Jenewa IV 1949 yang mengatur perlindungan warga sipil pada masa perang dan pendudukan, serta merupakan bagian dari hukum humaniter internasional kebiasaan. Di sisi lain, Resolusi Majelis Umum PBB 37/43 (1982) juga menegaskan legitimasi hak rakyat di bawah pendudukan asing untuk menentukan nasib sendiri. Video editor: Pangeran Arga Produser: Eko Supriyadi #republika #dailynews #palestina #cekrepublikaaja #republikaofficial” memiliki 25.377 tayangan, 4.827 suka, 224 komentar, 544 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 22,05% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 13 hari yang lalu dan berdurasi 52 detik. Video ini telah disimpan 285 kali.
Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
Republika
@republikaonline · Terverifikasi
Official account of Republika Online LIVE Beritain Aja! Setiap Jumat Pukul 14.00✨
- Pengikut
- 5.345.615
- Mengikuti
- 6
- Suka
- 191.493.996
- Video
- 5.738
Video Terbaru
28,9 rbtayangan1,2 rbsuka120komentar13 hari yang lalu@republikaonline 3,8 rbtayangan38suka1komentar13 hari yang lalu@republikaonline 7,4 rbtayangan174suka18komentar13 hari yang lalu@republikaonline 3,9 rbtayangan34suka1komentar14 hari yang lalu@republikaonline 3,8 rbtayangan45suka2komentar14 hari yang lalu@republikaonline 27,4 rbtayangan203suka18komentar14 hari yang lalu@republikaonline 4,4 rbtayangan68suka1komentar14 hari yang lalu@republikaonline 4,2 rbtayangan57suka1komentar15 hari yang lalu@republikaonline 4 rbtayangan207suka4komentar15 hari yang lalu@republikaonline 7,7 rbtayangan320suka3komentar15 hari yang lalu@republikaonline
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 25.377 tayangan, 4.827 suka, dan 224 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @republikaonline, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 22,05% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-25, 13 hari yang lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #dailynews.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 52 detik.