Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7700142228097879297; metadata publik di bawah tetap diindeks.

Ternyata cinta nggak cukup buat melawan kolonialisme. Kisah Sutan Sjahrir (Sidi) dan Mari… — @karematullah

Diposting 24 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)0 dtk6.088 tayangan

Lebih banyak dari @karematullah

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
6.088
Suka
111
Komentar
10
Dibagikan
14
Disimpan
16
Interaksi
2,22%
Durasi
0 dtk
Diposting
24 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @karematullah “Ternyata cinta nggak cukup buat melawan kolonialisme. Kisah Sutan Sjahrir (Sidi) dan Maria Duchateau (Mieske) ini bener-bener definisi 'takdir yang dipaksa pisah'. Bayangin, mereka udah berjuang nikah di Medan, tapi malah dideportasi paksa karena status dokumen yang belum beres. Yang paling bikin nyesek? Maria sempat melahirkan anak Sjahrir, tapi bayinya meninggal dunia saat mereka nggak bisa bersatu. Di balik nama besarnya, Sjahrir pernah nyaris 'tenggelam' di pengasingan Boven Digul. Dia jujur banget di suratnya buat Maria (Mieske). Cuma surat Maria yang bisa bikin dia ngerasa 'merdeka' lagi. Buat Sjahrir, Maria itu lebih dari sekadar istri; dia adalah filsafat hidupnya. Bayangin nungguin kapal sandar tiap 3 minggu cuma demi dapet sepucuk surat biar bisa 'napas' lagi. Salah satu isi surat Sidi (Sjahrir) kepada Mieske (Maria): "Istriku, pada akhirnya kita tahu bahwa kita berada dalam titik saling mengerti sepenuhnya. Dan hanya kita bisa saling memahaminya. Aku mengalami itu setiap hari. Kadang-kadang aku merasa bahwa sesama buangan, sampai sahabat yang paling dekat pun, tidak bisa menyelami perasaanku. Di sini aku merasa lebih banyak kesepian dan sendiri, melebihi kesendirian di dalam sel penjara itu sendiri. Di dalam pikiranku, aku selalu membutuhkanmu untuk menguji pikiran dan tindakanku, untuk berunding, untuk berbagi perasaan, aku membutuhkan surat-suratmu untuk bertahan dan mengangkat diri ini saat hampir tengelam dalam soal-soal yang sepele. Kau tahu semua itu toh, Mieske?" "Dan apa selain esensi yang mengkristal dari semua yang kita miliki, dari semua usaha dan berpetualangnya kita, dari semua suka dan duka yang Anda sebut adalah “inti yang paling dalam yang kita miliki”. Apa yang menjadi dorongan semangat di dalam hidup sebagai buangan ini, juga tidak bisa hanya berarti penderitaan dan kemalangan dalam hidupmu, ataukah aku salah paham, Mieske?" "Karena itu suratmu begitu sangat berarti buatku, aku harap Anda mampu menulisnya secara teratur kepadaku, supaya aku bisa menerima sesuatu setiap kali kapal datang berlabuh, dan itu artinya setiap sekali dalam tiga minggu sekarang. Kehidupanku di antara orang buangan keadaannya jauh lebih berat daripada di dalam sel isolasi di penjara. Di sini, sekarang aku lebih membutuhkanmu dan membutuhkan surat-suratmu jauh lebih banyak daripada di dalam penjara. Saat itulah pikirin saya dengan sendirinya bersama kalian, seandainya saya selalu sibuk pun selalu merasa dengan kalian, berada bersama kalian. Sekarang selalu ada manusia di sekitar saya yang bicara, terus berbicara, yang mengalihkan saya, tetapi tetap meninggalkan saya dalam kesepian...." Sayangnya, "inti terdalam" yang mereka miliki harus kalah oleh kejamnya perang dan politik. Surat-surat puitis ini akhirnya terhenti oleh Perang Dunia II, membawa mereka pada perpisahan permanen di tahun 1947. Setelah 15 tahun pisah, mereka ketemu lagi di India lewat kejutan Jawaharlal Nehru. Tapi sayangnya, perasaan sudah berubah. Maria akhirnya tetap jadi bagian keluarga Sjahrir, tapi bukan sebagai istrinya, melainkan sebagai istri adiknya, Soetan Sjahsyam. Sebuah akhir yang nggak terduga dari sebuah perjuangan panjang. Menurut kamu, momen mana yang paling bikin nyesek dari cerita ini? 👇 Sc: @Nguliksejarah #cintasejati #SutanSjahrir #MariaDuchateau #SejarahIndonesia#fypシ゚viral” memiliki 6.088 tayangan, 111 suka, 10 komentar, 14 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,22% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 16 kali.

Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

kariem

@karematullah

Tiada yang abadi, ini akun kedua @allahtempatkembalikita @user76649386707@Soehartolovers

Lihat profil
Pengikut
117.991
Mengikuti
3.271
Suka
4.417.555
Video
3.078

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @KAREMATULLAH

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 6.088 tayangan, 111 suka, dan 10 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @karematullah, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,22% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-24, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #fypシ.