Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 1.455
- Suka
- 28
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 2
- Disimpan
- 1
- Interaksi
- 2,06%
- Durasi
- 150 dtk
- Diposting
- 23 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @vtodaydotcom “Bareskrim Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Palsu Rp69,9 Miliar, 5 Merek Disorot! Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar praktik produksi beras fortifikasi palsu atau tidak sesuai dengan kemasan. Adapun dalam hal ini polisi menindak PT. Dewa Tunggal Abadi (DTA) selaku produsen terhadap lima beras fortifikasi yang beredar di pasaran. “Dittipideksus Bareskrim Polri melalui Satgas Pangan bersama dengan Bapanas RI ini melakukan penyelidikan terkait produksi dan perdagangan beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri, Kombes Suhasto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (21/10/2026). Suhasto mengatakan perusahaan itu diketahui memproduksi lima merek beras fortifikasi palsu yakni Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma. “Jadi kelima merek tersebut dilakukan pengambilan sampel oleh petugas pengambil contoh dari Bapanas RI yang telah memiliki sertifikasi dan dilakukan pengujian laboratorium. Dengan hasil bahwa kelima merek tersebut mutu dan kandungan gizinya ini tidak sesuai dengan label pada kemasan,” ucapnya. Atas temuan itu, penyidik melakukan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak Bapanas RI, Direktur dan Kepala Produksi PT DTA, serta ahli sehingga kasus itu ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka. “Telah ditemukan minimal dua alat bukti, dan penyidik telah menaikkan status perkara ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan melalui proses gelar perkara tentunya,” jelasnya. Dalam praktiknya, Suhasto menjelaskan PT. DTA memproduksi beras khusus fortifikasi menggunakan beras medium yang diperkaya dengan vitamin untuk meningkatkan nilai ekonomis. “Jadi beras jadi ini tinggal ditambahkan kernel sebagai sumber vitamin. Proses produksi meliputi penggilingan, pembersihan, pengayakan, pemisahan batu (destoner), pencampuran atau blending, penimbangan, hingga penyegelan kemasan,” tuturnya. Namun ketika dites, kandungan beras fortifikasi dari PT. DTA tidak sesuai lebel kemasan. Sehingga klaim beras fortifikasi diduga hanya menjadi klaim untuk perusahaan menaikan harga beras yang seharusnya dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) untuk kategori premium. “Jadi dalam periode April sampai dengan Agustus 2026, perusahaan ini telah diketahui memproduksi beras fortifikasi sebanyak kurang lebih 2.500.000 kilogram dengan asumsi harga jual rata-rata Rp18.100 - Rp27.998 per kilonya,” jelasnya. “Nilai ekonomis produksi tersebut bisa diperkirakan mencapai Rp69,9 miliar. Angka tersebut merupakan estimasi nilai ekonomis berdasarkan volume produksi dan harga jual rata-rata,” sambungnya. Akibat dugaan kecurangan merugikan konsumen, kasus ini pun tengah disidik sesuai dengan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, huruf d, huruf e, dan huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar. “Bareskrim Polri dan Satuan Tugas Pangan akan terus mendalami perkara ini dan akan melengkapi bukti-bukti lainnya dan melakukan langkah-langkah penyidikan sesuai prosedur dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.” memiliki 1.455 tayangan, 28 suka, 0 komentar, 2 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,06% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 7 hari yang lalu dan berdurasi 2 menit, 30 detik. Video ini telah disimpan 1 kali.
Data per 23 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 107.840
- Mengikuti
- 2
- Suka
- 4.078.873
- Video
- 2.799
Video Terbaru
753tayangan20suka2komentar7 hari yang lalu@vtodaydotcom 1,3 rbtayangan25suka2komentar7 hari yang lalu@vtodaydotcom 3 rbtayangan70suka4komentar7 hari yang lalu@vtodaydotcom 1,9 rbtayangan29suka0komentar7 hari yang lalu@vtodaydotcom 2,8 rbtayangan77suka1komentar7 hari yang lalu@vtodaydotcom 6,4 rbtayangan174suka10komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 11,2 rbtayangan156suka4komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 2,4 rbtayangan62suka1komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 2,2 rbtayangan74suka6komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 4,8 rbtayangan108suka5komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 2,7 rbtayangan31suka0komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom 4,3 rbtayangan119suka2komentar8 hari yang lalu@vtodaydotcom
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 1.455 tayangan, 28 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @vtodaydotcom, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,06% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-23, 7 hari yang lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 2 menit, 30 detik.