Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7699350737238723847; metadata publik di bawah tetap diindeks.

Namanya Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, seorang guru besar IPB University yang selama… — @rumpi_gosiip

Diposting 22 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)0 dtk129.033 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
129.033
Suka
14.094
Komentar
194
Dibagikan
628
Disimpan
328
Interaksi
11,56%
Durasi
0 dtk
Diposting
22 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @rumpi_gosiip “Namanya Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, seorang guru besar IPB University yang selama bertahun-tahun menggunakan ilmu pengetahuannya untuk mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Melalui penelitian dan kesaksiannya sebagai ahli, ia membantu menghadirkan bukti ilmiah dalam perkara kerusakan lingkungan, termasuk kebakaran lahan gambut di Riau yang menyeret perusahaan perkebunan ke meja hijau. Baginya, hutan bukan sekadar hamparan pepohonan, melainkan ekosistem yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan kelestariannya. Namun, perjuangannya justru membawanya menghadapi gugatan senilai Rp510 miliar dari PT Jatim Jaya Perkasa pada 2018. Perusahaan tersebut mempersoalkan keterangan ahli yang disampaikannya dalam perkara kebakaran hutan. Gugatan itu akhirnya dicabut pada Oktober 2018, sehingga Bambang tidak pernah diwajibkan membayar tuntutan tersebut. Dedikasinya dalam memperjuangkan bukti ilmiah juga mendapat pengakuan internasional ketika ia menerima John Maddox Prize pada 2019, penghargaan bagi mereka yang berani memperjuangkan sains demi kepentingan publik. Kisah Bambang menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga lingkungan tidak selalu berlangsung di tengah hutan yang terbakar, tetapi juga di ruang penelitian dan ruang sidang. Ketika para ilmuwan berusaha mengungkap fakta, keberanian mereka untuk berbicara berdasarkan bukti menjadi bagian penting dari upaya melindungi alam. Sebab, menjaga hutan bukan hanya tentang menyelamatkan pepohonan hari ini, melainkan juga memastikan generasi mendatang masih memiliki lingkungan yang layak untuk ditinggali.” memiliki 129.033 tayangan, 14.094 suka, 194 komentar, 628 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 11,56% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 328 kali.

Data per 24 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Rumpi Gosip

@rumpi_gosiip

@rumpi_gosip on IG - Trending & Viral Updates Every Day. Don't forget to follow, y'all🙌 Dm for credit/remove post Terbuka Untuk Kerjasama | Paid Promote 👇

Lihat profil
Pengikut
117.313
Mengikuti
1
Suka
28.658.258
Video
1.175

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @RUMPI_GOSIIP

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 129.033 tayangan, 14.094 suka, dan 194 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @rumpi_gosiip, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 11,56% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-22, lebih dari dua minggu lalu.