Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7698378794293333249; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 1.912
- Suka
- 7
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 0
- Disimpan
- 0
- Interaksi
- 0,37%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 19 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @bangsaonline “Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember dipastikan masih mencukupi kebutuhan masyarakat, meski antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember, Sartini mengatakan, pasokan dari depo Pertamina Banyuwangi dan Surabaya masih mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, pengiriman Pertalite tercatat melampaui rata-rata konsumsi harian. Berdasarkan data yang diterimanya, kebutuhan Pertalite di Jember rata-rata mencapai 570 kiloliter per hari. Sementara itu, pada 14 Oktober 2026, pasokan yang tercatat mencapai 744 kiloliter, termasuk tambahan 344 kiloliter yang masih dalam perjalanan dari depo. Dengan demikian, total pasokan Pertalite pada hari tersebut mencapai sekitar 131 persen dari kebutuhan harian, atau surplus sekitar 174 kiloliter. “Artinya, kemarin pun sebenarnya kita surplus sekitar 31 persen atau ada kelebihan 174 kiloliter,” ujar Sartini. Tren pasokan di atas kebutuhan harian juga terlihat sejak 9 Oktober 2026. Pada tanggal tersebut, pengiriman Pertalite mencapai 640 kiloliter, kemudian 592 kiloliter pada 10 Oktober, 616 kiloliter pada 11 Oktober, 672 kiloliter pada 12 Oktober, dan 600 kiloliter pada 13 Oktober. Seluruh volume pengiriman tersebut berada di atas rata-rata kebutuhan harian Pertalite di Jember yang mencapai 570 kiloliter. Meski pasokan dinilai mencukupi, antrean kendaraan di sejumlah SPBU belum sepenuhnya teratasi. Sartini menjelaskan, kondisi geopolitik global turut memengaruhi situasi energi. Selain itu, kenaikan harga Pertamax diduga mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan Pertalite. “Penyebabnya juga pengguna Pertamax yang beralih ke Pertalite karena ada kenaikan harga di jenis BBM Pertamax,” jelasnya. Di tengah kondisi tersebut, Sartini mengimbau... Support kami dengan cara Like, Share dan Follow @bangsaonline #bangsaonline #reels #viral” memiliki 1.912 tayangan, 7 suka, 0 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,37% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 8 hari yang lalu dan berdurasi 0 detik.
Data per 21 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 7.660.949
- Mengikuti
- 7
- Suka
- 489.175.551
- Video
- 9.846
Video Terbaru
90,1 rbtayangan2,8 rbsuka45komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 99,1 rbtayangan2,4 rbsuka115komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 5,8 rbtayangan90suka5komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 67,5 rbtayangan705suka33komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 13,8 rbtayangan340suka26komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 4,7 rbtayangan56suka1komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 40,1 rbtayangan537suka38komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 4 rbtayangan50suka1komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 3,8 rbtayangan30suka2komentar5 hari yang lalu@bangsaonline 12,6 rbtayangan143suka2komentar6 hari yang lalu@bangsaonline 8,1 rbtayangan113suka5komentar6 hari yang lalu@bangsaonline 196,6 rbtayangan2,8 rbsuka38komentar6 hari yang lalu@bangsaonline
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 1.912 tayangan, 7 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @bangsaonline, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,37% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-19, 8 hari yang lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #reels.