Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7698375949276040500; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 951
- Suka
- 7
- Komentar
- 1
- Dibagikan
- 0
- Disimpan
- 0
- Interaksi
- 0,84%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 19 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @bangsaonline “JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember resmi memperpanjang masa berlaku program pemutihan sanksi administrasi atau denda pajak daerah hingga 31 Desember 2026. Kebijakan insentif fiskal ini sebelumnya dijadwalkan berakhir pada akhir September 2026, namun diperpanjang setelah evaluasi efektivitas di lapangan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan publik dengan pendekatan humanis. “Melalui kesempatan ini, kami memberikan kemudahan bagi para wajib pajak agar dapat merampungkan kewajibannya bebas dari beban sanksi denda, dengan harapan kedisiplinan masyarakat bisa terus menguat,” ujarnya, Senin (5/10/2026). Ia optimistis kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan akan meningkat sehingga realisasi pendapatan daerah dapat terakselerasi untuk membiayai pembangunan merata dan berkelanjutan. Keringanan itu ditujukan bagi wajib pajak yang masih memiliki tunggakan, di mana mereka cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenakan bunga maupun denda. “Prinsipnya, seluruh akumulasi bunga maupun denda atas keterlambatan pembayaran pajak daerah tersebut kami hapuskan sepenuhnya,” jelas Fauzi. Berdasarkan tinjauan Bapenda Jember, minat warga menuntaskan kewajiban pajak cukup tinggi, namun sering terkendala besarnya akumulasi denda. Program pemutihan ini mencakup 6 sektor utama, yakni Pajak Reklame, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Air Tanah (PAT), serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Wajib pajak dari 6 sektor ini cukup melunasi tagihan pokok tahunan, sementara sistem Bapenda secara otomatis menghapus seluruh beban dendanya. Fauzi menegaskan dispensasi ini dirancang agar iklim kepatuhan perpajakan warga Jember terbentu... Support kami dengan cara Like, Share dan Follow @bangsaonline #bangsaonline #reels #viral” memiliki 951 tayangan, 7 suka, 1 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,84% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik.
Data per 20 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 7.660.949
- Mengikuti
- 7
- Suka
- 489.175.551
- Video
- 9.846
Video Terbaru
90,1 rbtayangan2,8 rbsuka45komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 99,1 rbtayangan2,4 rbsuka115komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 5,8 rbtayangan90suka5komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 67,5 rbtayangan705suka33komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 13,8 rbtayangan340suka26komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 4,7 rbtayangan56suka1komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 40,1 rbtayangan537suka38komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 4 rbtayangan50suka1komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 3,8 rbtayangan30suka2komentar15 hari yang lalu@bangsaonline 12,6 rbtayangan143suka2komentar16 hari yang lalu@bangsaonline 8,1 rbtayangan113suka5komentar16 hari yang lalu@bangsaonline 196,6 rbtayangan2,8 rbsuka38komentar16 hari yang lalu@bangsaonline
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 951 tayangan, 7 suka, dan 1 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @bangsaonline, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,84% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-19, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #reels.