Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7698193696814026005; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 139.271
- Suka
- 1.714
- Komentar
- 167
- Dibagikan
- 120
- Disimpan
- 195
- Interaksi
- 1,44%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 19 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @nuraffan2 “YA ALLAH YA RABB, MERINDING SENGERI-NGERINYA!! 😭😭💔 Beneran deh, zaman sekarang tuh makin ke sini makin bikin elus dada. Ada anak kandung tega banget habisin ny4w4 bapaknya sendiri dengan cara yang bener-bener di luar nalar manusia waras! Kasihan banget bapaknya, ya Allah... Biar gak simpang siur, Aku rangkum cerita lengkapnya ya, mending kita baca sambil kirim doa buat korban, sekaligus jadi pengingat buat kita semua dalam mendidik anak. 🔪 KRONOLOGI AWAL: PENGAKUAN DOSA YANG BIKIN JANTUNG COPOT! Jadi gini ceritanya... Selama empat bulan terakhir ini, warga di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Brebes, tuh ngerasa adem-adem aja. Nggak ada yang curiga sama sekali. Sampai akhirnya, pada Kamis malam, 15 Oktober 2026, si pelaku yang namanya HS (24 tahun) ini tiba-tiba jalan kaki sendiri dateng ke Mapolsek Kersana. Awalnya dikira mau bikin laporan apa ya kan... Eh, gak taunya di depan polisi dia langsung bikin pengakuan yang bikin petugas di sana melongo gak percaya. Dia ngaku dengan santainya kalau udah memb*nuh bapak kandungnya sendiri yang bernama Pak Waslam (50 tahun). Yang bikin makin lemes, pembunuhan itu ternyata udah dilakuin sekitar bulan Juni 2026 lalu alias udah 4 bulan yang lalu! Astagfirullah... 😭 📦 DETAIL KEJADIAN: TEGA DIM*T1L4S1 DAN DIREBUS?! Pas polisi nanya ke mana jasad bapaknya, di sinilah cerita kejamnya kebongkar. Si HS ini bener-bener berdarah dingin. Setelah bapaknya meninggal, dia tega mem*tong-m*tong j4sad orang tua kandungnya itu jadi 10 bagian! Biar gak ketahuan sama tetangga, potongan t*buh itu dimasakin alias direbus selama dua hari berturut-turut sampai hancur, terus dibuang ke aliran Sungai Kluwut yang mengalir sampai ke laut. Nah, sisa-sisa tul4ng belul4ngnya yang gak hancur, sama dia dibakar sampai jadi abu. Ya Allah, gak kebayang gimana hancurnya hati seorang bapak kalau tahu akhir hidupnya diginiin sama anak yang digendong dari bayi... 🤫 ALIBI SI ANAK: SOK JADI PAHLAWAN DI DEPAN IBUNYA Selama 4 bulan dari bulan Juni sampai Oktober itu, kenapa ibunya dan tetangga gak curiga? Ternyata Pak Waslam ini profesinya emang jualan siomay di Kota Tegal, mak. Jadi emang jarang banget pulang ke rumah. Setiap kali ibunya nanya, "Le, bapakmu kok gak pulang-pulang? Gak ngirim uang?", si HS ini pinter banget bikin alibi. Dia selalu bilang kalau bapaknya lagi sibuk banget dagang di Tegal. Terus si HS ini sok meyakinkan ibunya dengan bilang, "Udah mak gak usah mikirin uang, semua kebutuhan rumah dan adik-adik biar saya yang tanggung." Makanya di mata keluarga dan tetangga, si HS ini dikenal sosok yang pendiam, penurut, bahkan dibilang anak berbakti karena kerja di pabrik sepatu demi hidupin adik-adiknya. Gak taunya... di balik wajah pendiamnya, ada iblis! 👮 TINDAKAN POLISI SAAT INI Setelah dapet pengakuan itu, besoknya hari Jumat, 16 Oktober sampai Sabtu, 17 Oktober 2026, Tim Inafis Polres Brebes langsung gerak cepat mak. Dua rumah di Desa Kemukten langsung dipasang garis polisi warna kuning. Kemarin polisi bahkan sampai membongkar saluran pembuangan dan septic tank di rumah pelaku, buat nyari tahu apa ada sisa-sisa bagian t*buh korban yang tertinggal di sana. Sekarang si pelaku udah ditahan di Mapolres Brebes. Polisi masih terus mendalami apa motif sebenarnya dan berencana mau meriksa kejiwaan si HS ini, soalnya cara dia ngilangin jasad bapaknya itu bener-bener s4d!s dan rapi banget. Ya Allah... semoga almarhum Pak Waslam ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, dan diampuni segala dosanya. Buat kita yang punya anak, yuk makin ketat jagain mental dan ibadah anak-anak kita. Dunia udah makin tua, makin banyak kejadian aneh... 😭😭💔 #KasusBrebes #PembunuhanKersana #AnakDurhaka #MutilasiBrebes #BeritaViral” memiliki 139.271 tayangan, 1.714 suka, 167 komentar, 120 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,44% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 195 kali.
Data per 22 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 59.832
- Mengikuti
- 6.095
- Suka
- 2.892.538
- Video
- 2.266
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 139.271 tayangan, 1.714 suka, dan 167 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @nuraffan2, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,44% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-19, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #beritaviral.