Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

viral Suara dentuman itu juga sebelumnya didengar wilayah kotim banyak yang sebut seperti… — @sampitvgram_id

Diposting 18 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)11 dtk124.133 tayangan

Lebih banyak dari @sampitvgram_id

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
124.133
Suka
1.294
Komentar
74
Dibagikan
114
Disimpan
92
Interaksi
1,19%
Durasi
11 dtk
Diposting
18 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @sampitvgram_id “viral Suara dentuman itu juga sebelumnya didengar wilayah kotim banyak yang sebut seperti guntur Suara dentuman misterius yang terdengar nyaring di langit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hari ini, Minggu, 18 Oktober 2026 sekitar pukul 17.39 WIB, saat ini diduga berasal dari benda luar angkasa (seperti meteor) yang jatuh atau melintas. Berdasarkan suara gemuruh dan dentuman keras ini terdengar di beberapa wilayah kecamatan, termasuk: • Cempaga Hulu • Telawang • Mentawa Baru (MB) Ketapang • Baamang dan di kota besi Beberapa warga juga sempat melaporkan diduga adanya objek visual di langit petang sebelum dentuman terjadi. Hingga saat ini, otoritas terkait seperti BMKG maupun pihak berwenang masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan sumber suara tersebut secara ilmiah, apakah murni fenomena astronomi (sonic boom dari meteor) atau ada faktor lain. Namun di kutip dari RRI.COID, Jakarta - Hujan meteor Orionid diperkirakan mencapai puncaknya pada malam 21 hingga 22 Oktober 2026. Fenomena ini terjadi ketika Bumi melintasi bagian terpadat dari jejak debu yang ditinggalkan Komet Halley. Dalam kondisi langit gelap dan cuaca yang mendukung, pengamat berpeluang melihat 10 hingga 20 meteor per jam. Mengutip Space. com, Minggu, 18 Oktober 2026, Orionid merupakan fenomena astronomi tahunan yang menghadirkan kilatan cahaya di langit malam. Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Orionid adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar pada 22 Oktober. Namun, cahaya Bulan pada fase cembung membesar dengan tingkat pencahayaan sekitar 74 persen berpotensi menghalangi pengamatan meteor yang lebih redup #sampit #fenomenA #pyf #kalteng” memiliki 124.133 tayangan, 1.294 suka, 74 komentar, 114 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,19% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 11 detik. Video ini telah disimpan 92 kali.

Data per 24 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

sampitvgram

@sampitvgram_id

berbagi info event dan hiburan backup akun @sampitvgram follow Instagram Sampitvgram_id

Lihat profil
Pengikut
17.510
Mengikuti
238
Suka
531.801
Video
430

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @SAMPITVGRAM_ID

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 124.133 tayangan, 1.294 suka, dan 74 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @sampitvgram_id, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,19% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-18, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 3 hashtag, dimulai dari #kalteng.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 11 detik.