Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7697967192729472263; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 37.491
- Suka
- 386
- Komentar
- 41
- Dibagikan
- 7
- Disimpan
- 38
- Interaksi
- 1,16%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 18 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @tribunnews “Pernyataan jajaran pejabat publik dalam merespons krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026 memicu kritik keras karena dinilai tidak berempati terhadap penderitaan warga terdampak kabut asap: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Menyebut situasi karhutla aman saat sekolah diwajibkan libur/memakai masker, serta disorot akibat berobat ke Singapura di tengah krisis asap Samarinda. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran: Melontarkan candaan saat membahas karhutla serta menyebut penetapan status bencana nasional tidak bisa dilakukan "sembarangan". Eks Kepala BNPB Letjen Suharyanto: Menggunakan diksi teknis "normal" untuk tren hotspot yang dipersepsikan mengecilkan dampak nyata krisis lingkungan. Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan: Dikritik atas gurauan isu asap lintas batas (transboundary haze) di forum publik. Di sisi lain, Direktur Regional WMO Ben Churchill memprediksi kabut asap di kawasan ASEAN akibat karhutla Indonesia berpotensi berlanjut hingga akhir tahun 2026. Kombinasi fenomena El Nino, musim kemarau panjang, serta praktik pembukaan lahan tradisional memperburuk kualitas udara global, di mana sekitar separuh kabut asap dunia saat ini terindikasi berasal dari Indonesia. Bagaimana pandangan Anda melihat pentingnya empati komunikasi publik serta keseriusan penanganan krisis karhutla ini? #Karhutla #KabutAsap #KomunikasiPublik” memiliki 37.491 tayangan, 386 suka, 41 komentar, 7 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,16% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 38 kali.
Data per 19 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 5.562.787
- Mengikuti
- 32
- Suka
- 149.802.509
- Video
- 12.545
Video Terbaru
3,4 rbtayangan56suka2komentar9 hari yang lalu@tribunnews 7,8 rbtayangan139suka17komentar9 hari yang lalu@tribunnews 6,4 rbtayangan93suka4komentar9 hari yang lalu@tribunnews 14,2 rbtayangan294suka38komentar9 hari yang lalu@tribunnews 103,2 rbtayangan2 rbsuka288komentar10 hari yang lalu@tribunnews 69,5 rbtayangan827suka126komentar10 hari yang lalu@tribunnews 87,8 rbtayangan1,9 rbsuka214komentar10 hari yang lalu@tribunnews 20,2 rbtayangan181suka3komentar10 hari yang lalu@tribunnews 93,8 rbtayangan3 rbsuka123komentar10 hari yang lalu@tribunnews 23,2 rbtayangan290suka18komentar10 hari yang lalu@tribunnews 22,8 rbtayangan179suka7komentar10 hari yang lalu@tribunnews 50,8 rbtayangan784suka206komentar10 hari yang lalu@tribunnews
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 37.491 tayangan, 386 suka, dan 41 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @tribunnews, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,16% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-18, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #kabutasap.