Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7697933977822350600; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 20.297
- Suka
- 385
- Komentar
- 147
- Dibagikan
- 17
- Disimpan
- 22
- Interaksi
- 2,7%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 18 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @tribunnews “Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 1-10 Oktober 2026 mencatat penurunan signifikan elektabilitas Presiden Prabowo Subianto hingga tersisa 9,8 persen. Posisi Prabowo berada di bawah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (35,5 persen) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (10,3 persen). Penurunan ini sejalan dengan kemerosotan tingkat kepuasan publik (approval rating) kinerja presiden dari 81,2 persen pada November 2025 menjadi 44,5 persen pada Oktober 2026. Analis sosial politik UNJ Ubedilah Badrun menilai anjloknya angka tersebut dipicu lima persoalan utama: buruknya implementasi program Asta Cipta, lemahnya komunikasi publik, susunan kabinet yang minim teknokrat dan diterpa kasus hukum, kebijakan sentralistik tanpa partisipasi bermakna, serta tergerusnya kepercayaan publik dan internasional akibat tata kelola ekonomi. Di sisi lain, Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso meragukan objektivitas hasil survei SMRC dan menyebutnya sarat muatan subjektif. Gerindra menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja serta mengklaim sejumlah pencapaian, seperti swasembada beras, pengambilalihan 5,8 juta hektare lahan dari oligarki, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, hingga realisasi investasi semester I 2026 yang menembus Rp1.000 triliun. Dinamika angka elektabilitas ini kian memperjelas tajamnya perdebatan antara evaluasi publik terhadap efektivitas program pemerintah dan klaim capaian makroekonomi oleh partai pengusung. Bagaimana pandangan Anda melihat temuan survei elektabilitas serta respons dari pihak Gerindra ini? #SMRC #PrabowoSubianto #SurveiElektabilitas” memiliki 20.297 tayangan, 385 suka, 147 komentar, 17 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,7% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 22 kali.
Data per 19 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 5.562.787
- Mengikuti
- 32
- Suka
- 149.802.509
- Video
- 12.545
Video Terbaru
3,4 rbtayangan56suka2komentar11 hari yang lalu@tribunnews 7,8 rbtayangan139suka17komentar11 hari yang lalu@tribunnews 6,4 rbtayangan93suka4komentar11 hari yang lalu@tribunnews 14,2 rbtayangan294suka38komentar11 hari yang lalu@tribunnews 103,2 rbtayangan2 rbsuka288komentar12 hari yang lalu@tribunnews 69,5 rbtayangan827suka126komentar12 hari yang lalu@tribunnews 87,8 rbtayangan1,9 rbsuka214komentar12 hari yang lalu@tribunnews 20,2 rbtayangan181suka3komentar12 hari yang lalu@tribunnews 93,8 rbtayangan3 rbsuka123komentar12 hari yang lalu@tribunnews 23,2 rbtayangan290suka18komentar12 hari yang lalu@tribunnews 22,8 rbtayangan179suka7komentar12 hari yang lalu@tribunnews 50,8 rbtayangan784suka206komentar12 hari yang lalu@tribunnews
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 20.297 tayangan, 385 suka, dan 147 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @tribunnews, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,7% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-18, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #prabowosubianto.