Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

Ribuan warga berdatangan untuk melihat secara dekat tradisi Bedolan Bendung Pamarayan yan… — @bantenraya

Diposting 17 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)171 dtk163.735 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
163.735
Suka
1.711
Komentar
65
Dibagikan
259
Disimpan
102
Interaksi
1,24%
Durasi
171 dtk
Diposting
17 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @bantenraya “Ribuan warga berdatangan untuk melihat secara dekat tradisi Bedolan Bendung Pamarayan yang ada di Kampung Pamarayan, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Bedol Bendungan Pamarayan merupakan tradisi membuka seluruh pintu air Bendungan yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. #bendungan #pamarayan #kabupatenserang #bedolanpamarayan #bantenraya” memiliki 163.735 tayangan, 1.711 suka, 65 komentar, 259 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,24% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 2 menit, 51 detik. Video ini telah disimpan 102 kali.

Data per 21 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Harian Banten Raya

@bantenraya

Akun Tiktok Resmi dari Harian Banten Raya & Media Online CP : 0895605385315

Lihat profil
Pengikut
19.529
Mengikuti
43
Suka
689.998
Video
962

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @BANTENRAYA

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 163.735 tayangan, 1.711 suka, dan 65 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @bantenraya, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,24% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-17, lebih dari dua minggu lalu.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 2 menit, 51 detik.