Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7697256347175324936; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 12.420
- Suka
- 263
- Komentar
- 7
- Dibagikan
- 6
- Disimpan
- 7
- Interaksi
- 2,22%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 16 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @kompascom “Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diduga mengalir kepada perusahaan yang terafiliasi dengan adik sekaligus tenaga ahli eks Kepala BNPB Suharyanto, Bima Setiawan. Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein mengatakan, dana itu kemudian dimanfaatkan Bima Setiawan untuk kepentingan pribadi, salah satunya pembelian saham PT MDLA oleh PT AVE. “Adapun kepemilikan saham oleh PT AVE tersebut mencapai 150,4 juta lembar (1,07 persen) dengan nilai saham per tanggal 13 Oktober 2026 sebesar Rp 206 per lembar atau setara Rp 30,98 miliar,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026). Aliran dana ke perusahaan terafiliasi Bima tersebut terjadi selama periode 2024-2026 dengan metode penunjukan langsung. “Tahun 2024 sejumlah Rp 45,76 miliar; Tahun 2025 sejumlah Rp 52,27 miliar; Tahun 2026 sejumlah Rp 50 miliar,” kata dia. Taufik juga mengatakan, dalam proses penggunaan DSP BNPB pada pengadaan tersebut, dana yang mengalir ke perusahaan yang terafiliasi dengan Bima Setiawan dudyga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Penulis: Haryanti Puspa Sari Editor: Jessi Carina ~J #KPK #BNPB #Hukum [20261016/17301221]” memiliki 12.420 tayangan, 263 suka, 7 komentar, 6 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,22% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 7 kali.
Data per 17 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 7.274.564
- Mengikuti
- 24
- Suka
- 400.216.489
- Video
- 25.376
Video Terbaru
9 rbtayangan265suka15komentar13 hari yang lalu@kompascom 4,6 rbtayangan116suka2komentar13 hari yang lalu@kompascom 7,6 rbtayangan131suka15komentar13 hari yang lalu@kompascom 7,2 rbtayangan119suka1komentar13 hari yang lalu@kompascom 15,2 rbtayangan501suka15komentar13 hari yang lalu@kompascom 8,2 rbtayangan304suka15komentar14 hari yang lalu@kompascom 8,6 rbtayangan401suka4komentar14 hari yang lalu@kompascom 14,2 rbtayangan347suka37komentar14 hari yang lalu@kompascom 8,4 rbtayangan162suka20komentar14 hari yang lalu@kompascom 11,4 rbtayangan106suka3komentar14 hari yang lalu@kompascom 10,8 rbtayangan126suka9komentar14 hari yang lalu@kompascom 19 rbtayangan619suka117komentar14 hari yang lalu@kompascom
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 12.420 tayangan, 263 suka, dan 7 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @kompascom, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,22% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-16, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #bnpb.