Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7696901002703899912; metadata publik di bawah tetap diindeks.

Kehilangan seorang ibu di usia belia sudah menjadi luka yang begitu dalam bagi Imel. Belu… — @anaklangit3908

Diposting 15 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)0 dtk625 tayangan

Lebih banyak dari @anaklangit3908

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
625
Suka
35
Komentar
3
Dibagikan
0
Disimpan
7
Interaksi
6,08%
Durasi
0 dtk
Diposting
15 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @anaklangit3908 “Kehilangan seorang ibu di usia belia sudah menjadi luka yang begitu dalam bagi Imel. Belum juga kering air mata itu, takdir kembali menguji pundaknya yang masih terlalu kecil. Pada Februari 2026 lalu, sang ayah menyusul ibunya, berpulang akibat serangan jantung. Kini, di usianya yang baru menginjak bangku kelas 1 SMK, Imel harus menapaki dunia seorang diri—tanpa dekap hangat, tanpa tempat bersandar, tanpa kedua orang tua di sisinya. ### Perjuangan di Balik Keterbatasan Sejak sang ibu tiada pada tahun 2021, hari-hari Imel diisi dengan kesunyian di rumah pamannya. Untuk bertahan hidup, merajut asa, dan menyambung biaya sekolah, remaja tegar ini mengandalkan jemarinya sendiri. Ia membuat gantungan kunci seharga Rp5.000 dan buket bunga mulai dari Rp25.000. Namun, dagangan itu tak selalu laku; ia hanya bisa bernapas lega ketika musim wisuda tiba. Sisanya, ia harus bergelut dengan cemas memikirkan hari esok. ### Rumah yang Belum Layak Belum cukup beban itu, tempat yang ia sebut "rumah" pun jauh dari kata aman. Tanah pemberian keluarga itu hanya berdiri di atas bangunan yang memprihatinkan. Atapnya bocor saat hujan turun, tak ada kamar yang nyaman untuk sekadar memejamkan mata lelahnya, bahkan untuk sekadar bersuci mengambil air wudu pun ia harus berjuang dengan keterbatasan. > Di balik sunyinya malam dan lelahnya raga, Imel memilih bersujud. Sepulang sekolah, ia tetap melangkah ke pondok, menjaga setiap ayat suci Al-Qur'an dalam ingatannya hingga pukul 10 malam. > Imel telah kehilangan segalanya—pelukan ayah, belaian ibu, dan rasa aman yang seharusnya menjadi hak setiap anak seusianya. Namun, ia tidak menyerah. Di dalam dadanya, tersimpan sisa-sisa harapan: ingin merengkuh masa depan, menyelesaikan sekolah, dan terus melantunkan ayat-ayat suci yang menjadi satu-satunya pelipur lara di sisa hidupnya. #fyppppppppppppppppppppppp” memiliki 625 tayangan, 35 suka, 3 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 6,08% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 7 kali.

Data per 17 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

AnakLangit

@anaklangit3908

https://salingberbagi.org/campaign/kejora

Lihat profil
Pengikut
84.845
Mengikuti
1
Suka
3.254.059
Video
1.150

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @ANAKLANGIT3908

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 625 tayangan, 35 suka, dan 3 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @anaklangit3908, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 6,08% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-15, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #fyppppppppppppppppppppppp.