Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

SUMATERA SELATAN — Pernyataan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang meminta masyar… — @isi.sumaterautara

Diposting 15 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)29 dtk203.400 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
203.400
Suka
1.615
Komentar
933
Dibagikan
361
Disimpan
148
Interaksi
1,43%
Durasi
29 dtk
Diposting
15 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @isi.sumaterautara “SUMATERA SELATAN — Pernyataan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang meminta masyarakat membedakan persoalan asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sorotan di tengah krisis kabut asap yang masih dikeluhkan warga. Dalam wawancara bersama Metro TV pada 13 Oktober 2026, Herman Deru menjelaskan bahwa berkurangnya titik api tidak serta-merta membuat kabut asap langsung menghilang. Asap dapat bertahan di udara dan menyebar mengikuti kondisi cuaca serta arah angin. Secara teknis, asap dan karhutla memang memiliki pengertian berbeda. Namun, penjelasan tersebut memunculkan perdebatan mengenai langkah konkret pemerintah dalam menangani kebakaran dan melindungi masyarakat dari dampak pencemaran udara. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai perkembangan kebakaran, kualitas udara, serta upaya perlindungan kesehatan bagi warga terdampak. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebelumnya menyampaikan sejumlah langkah penanganan, termasuk pengerahan personel, operasi pemadaman, dan kesiagaan fasilitas kesehatan. Efektivitas langkah-langkah tersebut perlu dilihat dari hasil nyata di lapangan. Polemik ini pun memunculkan pertanyaan publik: apakah penjelasan mengenai perbedaan asap dan karhutla sudah cukup menjawab keresahan masyarakat, atau pemerintah perlu lebih menekankan hasil penanganan yang dapat dirasakan langsung oleh warga? Pada akhirnya, masyarakat membutuhkan solusi konkret agar kebakaran terkendali, kualitas udara membaik, dan aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan dengan aman. Sumber:Sriwijayapost” memiliki 203.400 tayangan, 1.615 suka, 933 komentar, 361 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,43% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 29 detik. Video ini telah disimpan 148 kali.

Data per 21 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Isi_Sumut

@isi.sumaterautara

Endors/Iklan DM 🤏

Lihat profil
Pengikut
45.630
Mengikuti
19
Suka
2.920.560
Video
1.704

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @ISI.SUMATERAUTARA

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 203.400 tayangan, 1.615 suka, dan 933 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @isi.sumaterautara, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,43% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-15, lebih dari dua minggu lalu.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 29 detik.